SBY Ingin Presiden Selanjutnya Cinta Batik

Kompas.com - 17/07/2013, 16:53 WIB
Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono saat menerima Penghargaan Griya Pusaka dari Yayasan Batik Indonesia KOMPAS.COM/Sandro GatraPresiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono saat menerima Penghargaan Griya Pusaka dari Yayasan Batik Indonesia
Penulis Sandro Gatra
|
EditorCaroline Damanik


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku mencintai batik Indonesia sehingga selama sembilan tahun terakhir memimpin Indonesia dirinya terus berupaya mengembangkan batik. Ia berharap agar presiden selanjutnya juga melakukan hal yang sama.

"Mudah-mudahan pengganti saya tetap mencintai batik Indonesia," kata Presiden saat membuka Gelar Batik Nusantara 2013 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (17/7/2013).

Dalam acara tersebut, Presiden dan Ibu Negara Ani Yudhoyono menerima penghargaan Griya Pusaka dari Yayasan Batik Indonesia (YBI). Presiden dianggap turut berperan dalam melestarikan batik di Indonesia. Adapun Ibu Ani dinilai mempertahankan kekayaan dan kearifan lokal batik Indonesia.

Penghargaan disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus YBI Yultin Ginanjar Kartasasmita. Atas penghargaan tersebut, Presiden dan Ibu Negara mengucapkan terima kasih.

"Saya dan Ibu Ani sebenarnya ikhlas melakukan itu semua karena kita ingin betul-betul mengembangkan batik. Semoga apa yang disampaikan ke saya dan istri jadi cendera mata, kenangan saya yang indah bersama Bapak, Ibu," kata Presiden.

Kehadiran SBY di acara Gelar Batik Nusantara tersebut merupakan yang terakhir sebagai presiden. Pasalnya, acara yang sudah delapan kali tersebut digelar dua tahun sekali. Setelah membuka acara, SBY dan Ani didampingi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Menteri Perindustrian MS Hidayat melihat-lihat stan batik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X