Partai Mana yang Telah Dijajaki PDI Perjuangan untuk Berkoalisi?

Kompas.com - 11/07/2013, 10:45 WIB
Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo TRIBUNNEWS/DANY PERMANASekjen PDIP Tjahjo Kumolo
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan, partainya membuka diri untuk berkoalisi dengan partai lain. Saat ini, komunikasi intens terus dijalin, khususnya dengan salah satu partai politik peserta pemilihan umum 2014.

Tjahjo menjelaskan, koalisi dilakukan untuk mensiasati seandainya perolehan suara PDI Perjuangan pada pemilu legislatif tak mencapai target, yakni 20 persen suara. Selain itu, penyamaan konsep pemerintahan ke depan juga akan menjadi faktor lain dalam berkoalisi.

"(Komunikasi) yang intensif sudah dengan satu partai, yang pasti parpol peserta pemilu," kata Tjahjo, di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (11/7/2013).

Mengenai figur yang akan diusung menjadi calon presiden atau calon wakil presiden, kata Tjahjo, PDI Perjuangan akan membuka diri untuk mendiskusikannya. Saat ini perhitungan terus dilakukan untuk memetakan peluangnya.

"Anda pahamlah siapa partainya. Soal nama (capres/cawapres) open to discuss," ujar Tjahjo.

Pasca Pemilu 2014, PDI Perjuangan bertekad tak lagi menjadi oposisi. Hal itu dapat diraih hanya dengan memenangkan pemilu mendatang. Perolehan suara yang ditargetkan adalah 20 persen. Sedangkan untuk mengusung capres, figur yang dipilih adalah kader yang memegang teguh ideologi partai, yakni harus pro pada ekonomi kerakyatan dan demokrasi Pancasila.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Dukcapil: Paspor AS Milik Bupati Sabu Raijua Terpilih, Orient Riwu Kedaluwarsa

    Dukcapil: Paspor AS Milik Bupati Sabu Raijua Terpilih, Orient Riwu Kedaluwarsa

    Nasional
    Jokowi: Pandemi Buat Kinerja Perekonomian Kita Sangat Terganggu ...

    Jokowi: Pandemi Buat Kinerja Perekonomian Kita Sangat Terganggu ...

    Nasional
    KPK: Tersangka Kasus Suap Pajak Diumumkan Setelah Penangkapan atau Penahanan

    KPK: Tersangka Kasus Suap Pajak Diumumkan Setelah Penangkapan atau Penahanan

    Nasional
    Jaksa Diharapkan Tak Ajukan Tuntutan Rendah untuk Djoko Tjandra

    Jaksa Diharapkan Tak Ajukan Tuntutan Rendah untuk Djoko Tjandra

    Nasional
    Kejagung Sita 17 Unit Bus Milik Eks Dirut Asabri Sonny Widjaja

    Kejagung Sita 17 Unit Bus Milik Eks Dirut Asabri Sonny Widjaja

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Video Viral soal Perempuan yang Pamer Mobil Dinas TNI | Varian Baru Virus Corona yang Lebih Berbahaya

    [POPULER NASIONAL] Video Viral soal Perempuan yang Pamer Mobil Dinas TNI | Varian Baru Virus Corona yang Lebih Berbahaya

    Nasional
    Transformasi Digital di Kesehatan, Pemerintah Akan Perluas Jangkauan Telemedicine

    Transformasi Digital di Kesehatan, Pemerintah Akan Perluas Jangkauan Telemedicine

    Nasional
    Gugatan Jhoni Allen dan Munculnya Nama Ridwan Kamil di Polemik Partai Demokrat...

    Gugatan Jhoni Allen dan Munculnya Nama Ridwan Kamil di Polemik Partai Demokrat...

    Nasional
    BIN Ambil Langkah Strategis Setelah Virus Corona B 1.1.7 Masuk Indonesia

    BIN Ambil Langkah Strategis Setelah Virus Corona B 1.1.7 Masuk Indonesia

    Nasional
    PDI-P Ingin Ada Dialog Partai Politik Asia Afrika, Siap Jadi Tuan Rumah

    PDI-P Ingin Ada Dialog Partai Politik Asia Afrika, Siap Jadi Tuan Rumah

    Nasional
    UPDATE: Tambah 12 di Korea Selatan, Total 3.703 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

    UPDATE: Tambah 12 di Korea Selatan, Total 3.703 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

    Nasional
    PKS Minta Tak Ada Intervensi dalam Penciptaan Faksi di Parpol

    PKS Minta Tak Ada Intervensi dalam Penciptaan Faksi di Parpol

    Nasional
    Dirjen Jaminsos Sebut Tak Ada Pengumuman Pendaftaran Penyedia Bansos Covid-19

    Dirjen Jaminsos Sebut Tak Ada Pengumuman Pendaftaran Penyedia Bansos Covid-19

    Nasional
    Kemenko Polhukam Dorong Percepatan Pembangunan Monumen Bela Negara di Sumbar

    Kemenko Polhukam Dorong Percepatan Pembangunan Monumen Bela Negara di Sumbar

    Nasional
    KSAL Luncurkan 2 KRI Jenis Angkut Tank guna Penuhi MEF III

    KSAL Luncurkan 2 KRI Jenis Angkut Tank guna Penuhi MEF III

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X