Kompas.com - 11/07/2013, 06:05 WIB
Petugas PMI sedang menunggui seorang warga yang sedang mendonorkan darahnya di UDD PMI Kota Banda Aceh, Rabu (8/5/2013). Setiap harinya PMI membutuhkan 100-130 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan pasien. KOMPAS.com/ Daspriani Y ZamzamiPetugas PMI sedang menunggui seorang warga yang sedang mendonorkan darahnya di UDD PMI Kota Banda Aceh, Rabu (8/5/2013). Setiap harinya PMI membutuhkan 100-130 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan pasien.
Penulis Sandro Gatra
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Palang Merah Indonesia akan melakukan berbagai upaya untuk menjaga stok darah selama bulan Ramadhan. Berdasarkan pengalaman, selama Ramadhan stok darah biasanya akan turun mulai dua minggu setelah awal puasa hingga satu minggu setelah Lebaran. Salah satu cara, menggalang donor darah selepas shalat tarawih.

"PMI, misalnya, akan mendatangi masjid-masjid untuk mengakomodasi orang yang ingin donor seusai tarawih," kata Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla alias JK seusai mengecek stok darah di PMI DKI Jakarta, Rabu (10/7/2013). Dia mengatakan saat ini stok darah di DKI Jakarta masih aman, sekitar 7.000 kantong atau cukup untuk 7 hari ke depan. Sementara stok darah di daerah, sebut dia, masih memadai untuk 4 hari ke depan.

Namun, kata JK, bila tak ada upaya mendatangi donor oleh PMI, stok darah akan tidak lagi aman. Dia memberikan gambaran, hingga Rabu petang jumlah donor yang mendatangi PMI DKI Jakarta hanya 30 orang, padahal di luar Ramadhan jumlahnya bisa 300 orang. Karenanya, rencana mendatangi masjid untuk mendapatkan donor seusai tarawih digulirkan.

"Semua mobil donor kami kerahkan. Kami punya 120 mobil donor darah di seluruh Indonesia," kata JK. Mantan Wakil Presiden itu pun berharap warga yang non-Muslim yang tentu saja tak menjalankan ibadah puasa, tetap aktif berdonor. Dia pun mengatakan PMI akan aktif pula mendatangi gereja pada setiap hari Minggu, demikian pula akan mendatangi vihara, mal, dan beragam instansi lain.

Kepala UDD PMI Provinsi DKI Jakarta Salimar Salim mengatakan, PMI DKI Jakarta akan buka 24 jam selama Ramadhan. Hanya, pihaknya mengimbau kepada keluarga pasien yang membutuhkan darah agar membawa keluarga atau kerabat untuk menjadi donor langsung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Komando Operasi Udara Nasional Resmi Beroperasi

    Komando Operasi Udara Nasional Resmi Beroperasi

    Nasional
    Bisa Atur Pinjaman Dana PEN, Eks Dirjen Kemendagri Diduga Tak Hanya Terima Uang dari Kolaka Timur

    Bisa Atur Pinjaman Dana PEN, Eks Dirjen Kemendagri Diduga Tak Hanya Terima Uang dari Kolaka Timur

    Nasional
    Menkes Dorong Daerah Percepat Vaksinasi Lansia

    Menkes Dorong Daerah Percepat Vaksinasi Lansia

    Nasional
    Jampidsus: Buronan Kita Ada 247, Kasus Korupsi hingga Pajak dan Pabean

    Jampidsus: Buronan Kita Ada 247, Kasus Korupsi hingga Pajak dan Pabean

    Nasional
    Waspadai Lonjakan Covid-19, Keterisian Tempat Tidur RS Mulai Meningkat

    Waspadai Lonjakan Covid-19, Keterisian Tempat Tidur RS Mulai Meningkat

    Nasional
    Menkes: BOR RS Covid-19 di Jakarta Saat Ini Berbasis Kapasitas Terpasang, Bukan Kapasitas Maksimal

    Menkes: BOR RS Covid-19 di Jakarta Saat Ini Berbasis Kapasitas Terpasang, Bukan Kapasitas Maksimal

    Nasional
    Batuk dan Nyeri Tenggorokan Gejala Khas Varian Omicron

    Batuk dan Nyeri Tenggorokan Gejala Khas Varian Omicron

    Nasional
    KPK: Eks Pramugari Garuda Siwi Widi Akan Kembalikan Uang Rp 647 Juta Terkait Kasus Pejabat Ditjen Pajak

    KPK: Eks Pramugari Garuda Siwi Widi Akan Kembalikan Uang Rp 647 Juta Terkait Kasus Pejabat Ditjen Pajak

    Nasional
    Tanggapi Kritik Pelaksanaan PTM, Menkes: Belum Ada Anak-anak Dirawat di RS

    Tanggapi Kritik Pelaksanaan PTM, Menkes: Belum Ada Anak-anak Dirawat di RS

    Nasional
    Ketika PDI-P Pertimbangkan Ahok, Bukan Risma, Jadi Kepala Otorita IKN

    Ketika PDI-P Pertimbangkan Ahok, Bukan Risma, Jadi Kepala Otorita IKN

    Nasional
    Menkes: Orang Indonesia Lebih Rajin Pakai Masker Dibanding Warga AS dan Eropa

    Menkes: Orang Indonesia Lebih Rajin Pakai Masker Dibanding Warga AS dan Eropa

    Nasional
    Jokowi Harapkan Kontribusi B20 dalam Percepatan Transformasi Menuju Energi Hijau

    Jokowi Harapkan Kontribusi B20 dalam Percepatan Transformasi Menuju Energi Hijau

    Nasional
    Tanggapan Pemerintah soal Kesepatan FIR yang Dinilai Rugikan Indonesia

    Tanggapan Pemerintah soal Kesepatan FIR yang Dinilai Rugikan Indonesia

    Nasional
    Jaksa Agung Sebut Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Tak Perlu Diproses Hukum, Ini Syaratnya

    Jaksa Agung Sebut Korupsi di Bawah Rp 50 Juta Tak Perlu Diproses Hukum, Ini Syaratnya

    Nasional
    Pemerintah Diminta agar Serius Hentikan PTM 100 Persen

    Pemerintah Diminta agar Serius Hentikan PTM 100 Persen

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.