Kompas.com - 09/07/2013, 09:30 WIB
Umat Muslim melaksanakan shalat tarawih di Masjid At-Taqwa, Banda Aceh, Senin (8/7/2013) malam.  SERAMBI/BUDI FATRIAUmat Muslim melaksanakan shalat tarawih di Masjid At-Taqwa, Banda Aceh, Senin (8/7/2013) malam.
EditorInggried Dwi Wedhaswary

Perlu pula diingat bahwa perintah Allah kepada manusia bersifat moral karena kepada mereka diberi pilihan bebas melaksanakan atau tak melaksanakan dengan risiko masing-masing. Kepatuhan melaksanakan perintah Allah semata-mata untuk kepentingan manusia. Allah tidak memerlukan apa pun dari makhluk ciptaan-Nya. Maka, bagi mereka yang telah merasakan pengalaman keagamaan dalam makna rohaniah akan mengerti betul apa yang saya maksud di sini.

Jangan bermain sebelah mata

Saya merasa betapa tak mudah orang menjaga kualitas imannya. Iman itu bersifat fluktuatif, ada kalanya naik, ada kalanya merosot. Ketika naik, suasana batin terasa lega, semangat berbuat baik dan adil kuat sekali. Sebaliknya, saat lagi merosot di tengah-tengah godaan yang datang silih berganti, tidak jarang kita secara spiritual menjadi labil sama sekali. Dalam suasana labil inilah, orang biasa melakukan perbuatan busuk dan terkutuk, seperti korupsi, berlaku sadis dan liar, dan menghalalkan segala cara asal tujuan tercapai.

Diharapkan dengan berpuasa bulan Ramadhan selama satu bulan penuh saban tahun sebagai puasa wajib dilengkapi dengan puasa-puasa sunah di luar bulan itu, stamina spiritual kita tetap prima, tak mudah guncang, semangat berbagi dalam kebaikan akan bertahan lebih lama.

Secara ideal, Allah meminta hamba-Nya tak bermain sebelah mata dengan-Nya. Jika iman telah dipilih dengan mantap, hadapkanlah seluruh wajah itu kepada Allah dengan penuh rasa cinta dan pasrah, sebuah sikap yang saya rasakan tidak selalu mudah. Dalam Al Quran terbaca pernyataan ini: ”Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama [Allah]; [tetaplah berada] atas fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” (surat Al-Rûm, ayat 30).

Berlaku jujur dan lurus merupakan tuntutan nurani manusia sepanjang abad karena martabat dan kemuliaan makhluk yang bernama manusia itu terletak pada kekuatan nilai yang sangat fitriah itu agar sejalan dengan hakikat penciptaan.

Akhirnya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Manusia dengan segala kekuatan dan kelemahannya pasti selalu berada dalam ketegangan moral antara tarikan langit dan bujukan Bumi. Dengan menjalankan puasa, diharapkan tarikan langit tidak pernah lumpuh berhadapan dengan bujukan Bumi yang amat dekat dengan manusia.

Sampai tahun 1434 Hijriah ini, umat Islam dari generasi awal hingga sekarang telah melakukan puasa selama 1.432 bulan. Pertanyaannya: apakah tarikan langit yang menang atau bujukan Bumi yang sering berada di atas angin? Pergumulan dan ketegangan moral ini akan berlangsung sampai hari kiamat dengan sebuah kerinduan abadi agar tarikan langitlah akhirnya yang memenangi pertarungan. Itulah posisi takwa yang selalu diintai dengan berpuasa Ramadhan sebulan penuh.

*Ahmad Syafii Maarif, Pendiri Maarif Institute

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kemenkes: Efikasi Novavax 96,4 Persen terhadap Covid-19 Varian Non-alfa

    Kemenkes: Efikasi Novavax 96,4 Persen terhadap Covid-19 Varian Non-alfa

    Nasional
    Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

    Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

    Nasional
    UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

    UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

    Nasional
    Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

    Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

    Nasional
    Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

    Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

    Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

    Nasional
    Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

    Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

    Nasional
    Jokowi: Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021

    Jokowi: Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021

    Nasional
    Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Serentak Indonesia di Bogor

    Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Serentak Indonesia di Bogor

    Nasional
    Cerita Guru Honorer di Ende yang 7 Bulan Belum Terima Gaji ...

    Cerita Guru Honorer di Ende yang 7 Bulan Belum Terima Gaji ...

    Nasional
    Update 27 November: 8.226 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Update 27 November: 8.226 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Bamsoet Jadi Navigator Sean Gelael Saat Kecelakaan Reli di Meikarta

    Bamsoet Jadi Navigator Sean Gelael Saat Kecelakaan Reli di Meikarta

    Nasional
    Update 27 November: Kasus Baru Covid-19 Tercatat di 26 Provinsi, DIY Catat Penambahan Tertinggi

    Update 27 November: Kasus Baru Covid-19 Tercatat di 26 Provinsi, DIY Catat Penambahan Tertinggi

    Nasional
    Update 27 November: Bertambah 260, Total Kasus Covid-19 yang Sembuh Mencapai 4.103.639

    Update 27 November: Bertambah 260, Total Kasus Covid-19 yang Sembuh Mencapai 4.103.639

    Nasional
    Bamsoet Kecelakaan Saat Reli di Meikarta, Kondisinya Tidak Luka-luka

    Bamsoet Kecelakaan Saat Reli di Meikarta, Kondisinya Tidak Luka-luka

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.