Kompas.com - 08/07/2013, 19:23 WIB
Ilustrasi: Petugas dari Kemenag Perwakilan DI Yogyakarta melakukan pemantauan hilal di Pos Observasi Bulan (POB) Syekh Bela Belu, Parangkusumo, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (19/7/2012). Dalam pemantauan tersebut hilal awal bulan Ramadan tidak terlihat karena terhalang awan.  TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI Ilustrasi: Petugas dari Kemenag Perwakilan DI Yogyakarta melakukan pemantauan hilal di Pos Observasi Bulan (POB) Syekh Bela Belu, Parangkusumo, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (19/7/2012). Dalam pemantauan tersebut hilal awal bulan Ramadan tidak terlihat karena terhalang awan.
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Agama akhirnya memutuskan awal Ramadhan 1434 H jatuh pada hari Rabu, 10 Juli 2013. Keputusan diambil dalam sidang isbat di Kementerian Agama yang dipimpin Menteri Agama Suryadharma Ali dan diikuti belasan organisasi masyarakat Islam.

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami tetapkan bahwa tanggal 1 Ramadhan 1434 Hijriah adalah bertepatan hari Rabu, 10 Juli 2013," kata Menteri Agama Suryadharma Ali di Kementerian Agama, Senin (8/7/2013) petang.

Sebelumnya, anggota Badan Hisab dan Rukyat Planetarium, Cecep Nurwendya, menyimpulkan, berdasarkan kriteria empiris astronomi, awal Ramadhan jatuh ketika ketinggian hilal di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, sebesar 0,65 derajat dengan jarak busur Bulan-Matahari 4,55 derajat, umur hilal 3 jam, 35 menit, 25 detik, dan iluminasi hilal 0,18 persen.

"Dengan begitu, tidak ada referensi apa pun bahwa hilal Ramadhan 1434 H tanggal 8 Juli 2013 dapat teramati dari seluruh wilayah Indonesia," ujar Cecep.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia hadir dalam sidang isbat tersebut. Selain itu, belasan ormas Islam yang hadir adalah Nahdlatul Ulama, Lembaga Persahabatan Ormas Islam, Wahdah Islamiyah, Alwasliah, Al Itihadiyah, dan lainnya.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pimpinan Komisi IX: RI Harus Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 di India

    Pimpinan Komisi IX: RI Harus Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 di India

    Nasional
    Soal Vaksin Nusantara, BPOM: Harus Ada Perbaikan Dulu Sebelum Lanjut Uji Klinik Fase II

    Soal Vaksin Nusantara, BPOM: Harus Ada Perbaikan Dulu Sebelum Lanjut Uji Klinik Fase II

    Nasional
    Nadiem Bakal Ajukan Revisi PP, Tegaskan Pancasila dan Bahasa Indonesia Wajib di Kurikulum

    Nadiem Bakal Ajukan Revisi PP, Tegaskan Pancasila dan Bahasa Indonesia Wajib di Kurikulum

    Nasional
    Hanya Kenakan 1 Pasal, KPK Dinilai Tak Serius Mendakwa Edhy Prabowo

    Hanya Kenakan 1 Pasal, KPK Dinilai Tak Serius Mendakwa Edhy Prabowo

    Nasional
    HUT ke-69 Kopassus, Luhut: Jangan Pernah Khianati Janji Komando

    HUT ke-69 Kopassus, Luhut: Jangan Pernah Khianati Janji Komando

    Nasional
    KNKT Kantongi Rekaman Pembicaraan Kokpit Sriwijaya Air SJ 182, Apa Saja yang Didapat?

    KNKT Kantongi Rekaman Pembicaraan Kokpit Sriwijaya Air SJ 182, Apa Saja yang Didapat?

    Nasional
     Usai Putusan MK, KPU Gelar Rapat Bahas Pemungutan Suara Ulang di Sabu Raijua

    Usai Putusan MK, KPU Gelar Rapat Bahas Pemungutan Suara Ulang di Sabu Raijua

    Nasional
    HUT Kopassus ke-69, Wapres: Tingkatan Profesionalitas dan Integritas

    HUT Kopassus ke-69, Wapres: Tingkatan Profesionalitas dan Integritas

    Nasional
    KPU: Pemungutan Suara Ulang Dilaksanakan di Seluruh Kabupaten Sabu Raijua

    KPU: Pemungutan Suara Ulang Dilaksanakan di Seluruh Kabupaten Sabu Raijua

    Nasional
    Panglima TNI Minta Kopassus Kembangkan Inovasi di HUT ke-69

    Panglima TNI Minta Kopassus Kembangkan Inovasi di HUT ke-69

    Nasional
    Zulkifli Hasan: Rakyat Masih Terbelah meski Elite Cepat Bersatu

    Zulkifli Hasan: Rakyat Masih Terbelah meski Elite Cepat Bersatu

    Nasional
    PAN Nilai Wacana Koalisi Partai Islam Perkuat Politik Aliran, Harus Dihindari

    PAN Nilai Wacana Koalisi Partai Islam Perkuat Politik Aliran, Harus Dihindari

    Nasional
     KPU Akan Koordinasi dengan KPU NTT Bahas Persiapan PSU di Sabu Raijua

    KPU Akan Koordinasi dengan KPU NTT Bahas Persiapan PSU di Sabu Raijua

    Nasional
    Menteri PPPA Apresiasi Sekolah Perempuan di Lombok Utara yang Dikelola Penyintas Bencana

    Menteri PPPA Apresiasi Sekolah Perempuan di Lombok Utara yang Dikelola Penyintas Bencana

    Nasional
    Klaim Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Sangat Baik, Doni Monardo: Kasus dan Kematian Global Naik

    Klaim Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Sangat Baik, Doni Monardo: Kasus dan Kematian Global Naik

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X