Kompas.com - 08/07/2013, 17:55 WIB
Suasana sidang itsbat penentuan awal Ramadham 1434 H di Kementerian Agama, Jakarta, Senin (8/7/2013). KOMPAS.com/Indra AkuntonoSuasana sidang itsbat penentuan awal Ramadham 1434 H di Kementerian Agama, Jakarta, Senin (8/7/2013).
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com —Sidang isbat awal Ramadhan 1434 H digelar di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Senin (8/7/2013) sore. Menteri Agama Suryadharma Ali memimpin jalannya sidang. Sidang yang akan mempertimbangkan hasil hisab dan rukyat ini dimulai sekitar pukul 17.00 dengan pemaparan pakar tentang hilal untuk menentukan awal Ramadhan yang disampaikan oleh Anggota Badan Hisab dan Rukyat Planetarium Cecep Nurwendya. Sidang berjalan tertib dan khidmat.

"Hari ini adalah hari yang menentukan, apakah besok masih di bulan Syaban, atau sudah di bulan Ramadhan," kata Cecep.

Pemaparan yang dilakukan Cecep akan berlangsung selama satu jam. Setelah itu, sidang akan berhenti sekitar 30 menit untuk menunaikan shalat maghrib berjemaah. Rencananya, penetapan awal Ramadhan 1434 H akan diputuskan pada pukul 18.45 oleh Suryadharma Ali.

Pantauan hilal akan dilakukan di beberapa tempat, di antaranya di Pelabuhan Ratu (Jawa Barat), Cakung (Jakarta Timur), Boscha (Bandung), dan Makassar.

Selama ini, pemerintah menggunakan kriteria Majelis Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) untuk menentukan awal bulan. Kriteria ini mensyaratkan hilal dapat dilihat jika tingginya minimal 2 derajat, umur Bulan saat Matahari terbenam sejak ijtimak (kesegarisan Matahari-Bulan-Bumi) minimal 8 jam, dan jarak sudut Matahari-Bulan minimal 3 derajat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Saat Eks Dirjen Kemendagri Diduga Minta 'Uang Pelicin' Agar Dana PEN Kolaka Timur Bisa Cair

    Saat Eks Dirjen Kemendagri Diduga Minta "Uang Pelicin" Agar Dana PEN Kolaka Timur Bisa Cair

    Nasional
    Pusako: Jika Koruptor Rp 50 Juta Dibiarkan, maka Akan Timbul Budaya Korupsi Baru

    Pusako: Jika Koruptor Rp 50 Juta Dibiarkan, maka Akan Timbul Budaya Korupsi Baru

    Nasional
    UU IKN Diterima Setneg, Faldo: Setelah Diteken, Bisa Lanjut Dibahas Turunannya

    UU IKN Diterima Setneg, Faldo: Setelah Diteken, Bisa Lanjut Dibahas Turunannya

    Nasional
    Kemenkes Pastikan Seluruh Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Gratis Ditanggung Negara

    Kemenkes Pastikan Seluruh Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Gratis Ditanggung Negara

    Nasional
    KSAU Sebut Pesawat Tempur TNI AU Kini Tak Harus Izin Singapura jika Melintasi Kepri

    KSAU Sebut Pesawat Tempur TNI AU Kini Tak Harus Izin Singapura jika Melintasi Kepri

    Nasional
    Singapura Boleh Latihan Militer di Langit Indonesia, Anggota Komisi I Sebut Belum Ada Usulan Ratifikasi DCA

    Singapura Boleh Latihan Militer di Langit Indonesia, Anggota Komisi I Sebut Belum Ada Usulan Ratifikasi DCA

    Nasional
    Bareskrim Polri Akan Jadwalkan Pemeriksaan Kedua Edy Mulyadi dalam Waktu Dekat

    Bareskrim Polri Akan Jadwalkan Pemeriksaan Kedua Edy Mulyadi dalam Waktu Dekat

    Nasional
    Ketua Ikatan Dokter Anak Minta Pembelajaran Jarak Jauh Dilaksanakan Serentak Selama 2 Pekan

    Ketua Ikatan Dokter Anak Minta Pembelajaran Jarak Jauh Dilaksanakan Serentak Selama 2 Pekan

    Nasional
    UU IKN Diterima Setneg, Faldo: Kami Harap Dapat Jadi Solusi Persoalan Negara

    UU IKN Diterima Setneg, Faldo: Kami Harap Dapat Jadi Solusi Persoalan Negara

    Nasional
    Kasus Omicron Meningkat, PGRI Minta Pemerintah Lakukan PTM 50 Persen

    Kasus Omicron Meningkat, PGRI Minta Pemerintah Lakukan PTM 50 Persen

    Nasional
    Omicron di Jakarta Meningkat, Pangdam Jaya Segera Tambah Kapasitas Isolasi Wisma Atlet Pademangan

    Omicron di Jakarta Meningkat, Pangdam Jaya Segera Tambah Kapasitas Isolasi Wisma Atlet Pademangan

    Nasional
    Edy Mulyadi Tak Hadiri Panggilan Pemeriksaan Bareskrim Polri Terkait Kasus Dugaan Ujaran Kebencian

    Edy Mulyadi Tak Hadiri Panggilan Pemeriksaan Bareskrim Polri Terkait Kasus Dugaan Ujaran Kebencian

    Nasional
    Edy Mulyadi Dilaporkan Kasus Ujaran Kebencian, Kuasa Hukum Nilai Ada Provokator

    Edy Mulyadi Dilaporkan Kasus Ujaran Kebencian, Kuasa Hukum Nilai Ada Provokator

    Nasional
    Penutupan 90 Sekolah di Jakarta karena Kasus Omicron, KSP: Jangan Panik Berlebih

    Penutupan 90 Sekolah di Jakarta karena Kasus Omicron, KSP: Jangan Panik Berlebih

    Nasional
    Marsdya Andyawan Resmi Jabat Komando Operasi Udara Nasional

    Marsdya Andyawan Resmi Jabat Komando Operasi Udara Nasional

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.