Malam Ini, SBY Luncurkan "Fan Page" Facebook dan Akun YouTube

Kompas.com - 05/07/2013, 15:15 WIB
Presiden SBY saat merespon informasi tentang Tasripin, bocah berusia 12 tahun yang harus menanggung beban sebagai kepala keluarga untuk membiayai hidup adik-adiknya dengan menjadi buruh tani di Dusun Pesawahan, Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah. twitter.com/SBYudhoyonoPresiden SBY saat merespon informasi tentang Tasripin, bocah berusia 12 tahun yang harus menanggung beban sebagai kepala keluarga untuk membiayai hidup adik-adiknya dengan menjadi buruh tani di Dusun Pesawahan, Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah.
Penulis Sandro Gatra
|
EditorCaroline Damanik


BOGOR, KOMPAS.com
 — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memiliki sarana lain untuk berbicara kepada publik. Setelah akun Twitter, SBY akan meluncurkan fan page di Facebook dan akun YouTube. Kepada wartawan, Jumat (5/7/2013) siang, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan rencana ini akan digelar di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat, sekitar pukul 20.00 WIB.

Julian menjelaskan, dalam acara nanti, akan ditampilkan penggunaan sarana teknologi informasi di jejaring sosial untuk membantu penyampaian hal-hal penting berkaitan dengan kegiatan Presiden SBY. Akun-akun ini menjadi sarana komunikasi SBY sebagai presiden kepada masyarakat.

"Agar masyarakat dapat mengikutinya secara langsung melalui media sosial," kata Julian.

Seperti diberitakan, SBY kerap menyampaikan pandangan atau informasi terhadap suatu peristiwa dan persoalan melalui akun Twitter pribadinya, yakni @SBYudhoyono. Sejak diluncurkan pertengahan April 2013 di Istana Cipanas, follower-nya hingga saat ini sudah sekitar 2,6 juta.

Di linimasa Twitter-nya, SBY juga berkicau tentang aktivitasnya malam ini, bersamaan dengan rencana peluncuran fan page Facebook dan akun YouTube miliknya.

"Presiden SBY jg akan melakukan video conference dgn satgas penanggulangan gempa bumi Aceh & asap Riau menggunakan media sosial, malam ini." demikian tertulis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Nasional
Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Nasional
Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Nasional
Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Nasional
Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Nasional
WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

Nasional
Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Nasional
Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Nasional
Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Nasional
UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

Nasional
UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

Nasional
UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

Nasional
Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani 'Overhaul', KSAL: Hasilnya Bagus

Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani "Overhaul", KSAL: Hasilnya Bagus

Nasional
UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.