Kompas.com - 05/07/2013, 14:21 WIB
ILustrasi pembagian BLSM KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANILustrasi pembagian BLSM
Penulis Jodhi Yudono
|
EditorJodhi Yudono

Juha memandangi wajah istrinya. Ada rasa sesal di dalam hatinya, kenapakah dirinya suka menyeret Kokom ke dalam persoalan-persoalan pelik semacam BLSM ini. Barangkali sudah nasib Kokom menjadi istri seorang wartawan sehingga tanpa disadari kerap terlibat dalam berbagai perbincangan yang sedang aktual.

Untunglah Kokom jenis isteri yang mau mengerti pekerjaan suami. Sehingga, kadang justru Kokom yang memberikan informasi untuk bahan tulisan Juha. Misalnya tentang harga kebutuhan pokok, tentang berita yang sedang hangat di televisi. Seperti soal harga jengkol dan pete yang melambung tinggi tempo hari, misalnya.

"Tapi kenapa mereka enggak malu menerima bantuan itu ya, Bang?" suara Kokom mengejutkan Juha yang sedang melamun.
"Karena mereka mencintai harta secara berlebihan, sampai-sampai menutupi mata hati mereka untuk melihat orang lain yang lebih berhak menerima bantuan itu."
"Kalau dituruti sifat serakah itu pasti kagak ada habisnya ya, Bang?"
"Iya, dan bikin orang jadi terbelenggu. Maunya cari materi melulu dan lupa kalau di dalam harta yang dia peroleh ada juga hak orang lain."
"Emang orang rakus itu pasti kaya ya, Bang?"
"Belum tentu. Bahkan banyak di antaranya yang kelaparan lantaran tidak pernah puas dan merasa kekurangan terus."
"Lantas kenapa mereka rakus?"
"Mungkin karena mereka cemas akan kelaparan, lalu mati."
"Ada enggak sih obatnya biar kita kagak jadi orang kikir?"
"Tentu ada, Kom."
"Kasih tau dong, Bang."
"Mmmm... kasih tau enggak ya?" canda Juha.
"Iiih... Abang genit."
"Yang pertama, yakinkan kepada diri bahwa hakikatnya kita tak punya apa-apa, semua yang ada pada diri kita itu hanya titipan Tuhan yang sewaktu-waktu bisa diambil kapan saja."
"Trus apa lagi?"
"Selanjutnya kita mesti banyak bersyukur."
"Apa lagi?"
"Mau berbagi."
"Lalu?"
"Berdoalah agar kita dihindarkan dari sifat kikir."

Bibir Kokom tampak komat-kamit. Barangkali dia sedang memohon kepada Tuhan agar dirinya sekeluarga dijauhkan dari sifat kikir.

"Kalau dipikir-pikir, bener kata Abang...."
"Kata yang mana, Kom?"
"Ntu, yang abang bilang, 'Miskin itu bukanlah karena ketiadaan harta, tapi keengganan untuk berbagi'."
"Iya Kom, biar kata kita hidup sederhana, tapi hidup kita rasanya sedemikian kaya, sebab dari hari ke hari kita selalu berbagi. Berbagi apa saja, tak melulu harta. Bisa juga tenaga, pikiran, atau bahkan berbagi kata-kata yang baik."
"Bagi senyum juga boleh ya, Bang?"
"Boleh, tapi jangan kegenitan, ntar salah-salah ada yang ke-ge-er-an."
"Ih, si Abang, cemburu aja..."
"Itu karena Abang I love you, tahu?"

Sepasang suami istri itu pun bersitatap dengan mesra.

"Omong-omong, Abang setuju enggak sih sama BLSM?"
"Enggak. Kagak mendidik orang untuk mandiri dan berjuang dalam hidup."
"Iye Bang, aye setuju."
"Kecuali...."
"Kecuali apa Bang?"
"Kecuali kalau kita mau awet miskin, ya di-BLSM aja."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

@JodhiYDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Komnas Perempuan Nilai Perlu Ada Perbaikan Sistem Pembuktian di Kasus Kekerasan Seksual

    Komnas Perempuan Nilai Perlu Ada Perbaikan Sistem Pembuktian di Kasus Kekerasan Seksual

    Nasional
    Buntut Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Menpora dan Pengurus LADI Didesak Mundur

    Buntut Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Menpora dan Pengurus LADI Didesak Mundur

    Nasional
    Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Menpora dan Pengurus LADI Dinilai Lalai

    Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, Menpora dan Pengurus LADI Dinilai Lalai

    Nasional
    Merah Putih Tak Berkibar Saat Indonesia Menangkan Piala Thomas, Bermula dari Bobroknya Administrasi Indonesia

    Merah Putih Tak Berkibar Saat Indonesia Menangkan Piala Thomas, Bermula dari Bobroknya Administrasi Indonesia

    Nasional
    BRIN Hendak Pindahkan Eijkman ke Cibinong, Peneliti Ungkap Keberatan

    BRIN Hendak Pindahkan Eijkman ke Cibinong, Peneliti Ungkap Keberatan

    Nasional
    Tak Punya Rp 10 Miliar Bayar Stepanus Robin, Rita Konsultasi dengan Azis Syamsuddin

    Tak Punya Rp 10 Miliar Bayar Stepanus Robin, Rita Konsultasi dengan Azis Syamsuddin

    Nasional
    Rita Widyasari Mengaku Diminta Rp 10 Miliar oleh Maskur Husain dan Stepanus Robin untuk Urus Perkara

    Rita Widyasari Mengaku Diminta Rp 10 Miliar oleh Maskur Husain dan Stepanus Robin untuk Urus Perkara

    Nasional
    Komnas Perempuan Dukung Polri Buka Lagi Kasus Dugaan Pemerkosaan di Luwu Timur

    Komnas Perempuan Dukung Polri Buka Lagi Kasus Dugaan Pemerkosaan di Luwu Timur

    Nasional
    Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, Yusmin Ohorella Didakwa Penganiayaan yang Akibatkan Kematian

    Kasus Unlawful Killing Laskar FPI, Yusmin Ohorella Didakwa Penganiayaan yang Akibatkan Kematian

    Nasional
    Menlu RI dan Malaysia Bahas Konsensus ASEAN yang Tak Direspons Myanmar

    Menlu RI dan Malaysia Bahas Konsensus ASEAN yang Tak Direspons Myanmar

    Nasional
    Kuasa Hukum Dua Polisi Terdakwa Unlawful Killing Laskar FPI Tak Ajukan Eksepsi

    Kuasa Hukum Dua Polisi Terdakwa Unlawful Killing Laskar FPI Tak Ajukan Eksepsi

    Nasional
    Bertemu Menlu Malaysia, Retno Dorong Kerja Sama Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

    Bertemu Menlu Malaysia, Retno Dorong Kerja Sama Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

    Nasional
    Golkar Targetkan Menang Pilpres, Pilkada di atas 60 Persen dan Pileg 20 Persen

    Golkar Targetkan Menang Pilpres, Pilkada di atas 60 Persen dan Pileg 20 Persen

    Nasional
    Rita Widyasari Sebut Azis Syamsuddin Datang ke Lapas lalu Kenalkan Stepanus Robin untuk Urus Kasus

    Rita Widyasari Sebut Azis Syamsuddin Datang ke Lapas lalu Kenalkan Stepanus Robin untuk Urus Kasus

    Nasional
    HUT Ke-57 Partai Golkar Jadi Momentum Konsolidasi Jelang Pemilu 2024

    HUT Ke-57 Partai Golkar Jadi Momentum Konsolidasi Jelang Pemilu 2024

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.