Soal Capres, Golkar Tertarik Koalisi dengan Demokrat

Kompas.com - 04/07/2013, 17:56 WIB
Pramono Edhie Wibowo, saat masih menjabat Kepala Staf TNI AD,  berpamitan seusai menggelar konferensi Pers di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Jumat (29/3/2013).  
KOMPAS/PRIYOMBODOPramono Edhie Wibowo, saat masih menjabat Kepala Staf TNI AD, berpamitan seusai menggelar konferensi Pers di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Jumat (29/3/2013).
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Nurul Arifin mengakui pihaknya tertarik meminang anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo untuk dipasangkan dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal "Ical" Bakrie sebagai kandidat calon presiden dan calon wakil presiden 2014. Meski demikian, semua masih dalam tahap penjajakan sebelum minat koalisi itu benar-benar diajukan.

Nurul menjelaskan, ketertarikan Partai Golkar pada Pramono Edhie sempat juga dinyatakan pada tahun lalu. Selain Pramono, Partai Golkar juga tertarik untuk mempelajari dua tokoh lain yang dianggap potensial mendampingi Ical, yakni Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD. "Kami mencoba mempelajari kandidat potensial," kata Nurul saat dihubungi pada Kamis (4/7/2013) sore.

Anggota Komisi I DPR RI ini menuturkan, keinginan mempelajari ketiga tokoh tersebut didasari alasan bahwa mereka berasal dari etnis dengan populasi terbanyak. Khusus untuk Pramono, alasannya karena memiliki latar belakang militer sehingga dianggap sangat cocok mendampingi Ical.

Ketertarikan Partai Golkar untuk berkoalisi dengan Demokrat, kata Nurul, semakin menguat setelah Pramono Edhie memutuskan untuk bergabung dengan Partai Demokrat. Keputusan menentukan pilihan koalisi calon presiden baru akan dilakukan Partai Golkar setelah hasil pemilihan legislatif diketahui.

"Hal lain yang membedakan juga karena beliau (Pramono) seorang militer dan melengkapi. Kita coba pertimbangan itu sebagai padu padannya. Tapi kita penjajakan dulu supaya nantinya tidak ada penolakan," ujar Nurul.

Baca tentang
    Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X