Indonesia Prihatin Situasi di Mesir

Kompas.com - 04/07/2013, 10:57 WIB
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa. KOMPAS/AGUS SUSANTO AGUS SUSANTOMenteri Luar Negeri Marty Natalegawa. KOMPAS/AGUS SUSANTO
Penulis Sandro Gatra
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Pemerintah Indonesia sangat prihatin terkait situasi yang terjadi di Mesir. Selama ini, Pemerintah Indonesia mengharapkan agar proses transisi demokrasi di Mesir dapat berjalan dengan baik, tertib, dan damai.

"Kiranya situasi di Mesir dapat segera pulih dan proses demokratisasi sesuai keinginan dan harapan bangsa dan rakyat Mesir akan terus bergulir," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dalam siaran pers, Kamis (4/7/2013).

Menlu mengimbau semua warga negara Indonesia di Mesir mematuhi hukum setempat, menghindari tempat pengumpulan massa, dan tidak melibatkan diri dalam masalah dalam negeri Mesir. Pihaknya juga telah menginstruksikan KBRI di Kairo untuk selalu siap memberikan bantuan dan perlindungan yang diperlukan bagi WNI.

Seperti diberitakan, militer Mesir akhirnya menggulingkan Presiden pertama negara itu yang dipilih secara demokratis, Muhammad Mursi, Rabu (3/7/2013) malam. Ketua Mahkamah Agung Mesir ditunjuk sebagai pemimpin sementara.

Beberapa jam setelah mengumumkan kejatuhan Mursi, militer membatalkan konstitusi dan menunjuk Ketua MA Mesir sebagai Presiden sementara. Mursi kini ditahan di Gedung Kementerian Pertahanan.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X