Hanura: Wiranto-Hary Tanoe untuk Pencitraan

Kompas.com - 03/07/2013, 21:28 WIB
Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto (kiri) didampingi deklarator Ormas Persatuan Indonesia (Perindo) yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo, saat deklarasi Perindo di Istora Senayan Jakarta Pusat, Minggu (24/2/2013) TRIBUNNEWS/HERUDIN Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto (kiri) didampingi deklarator Ormas Persatuan Indonesia (Perindo) yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo, saat deklarasi Perindo di Istora Senayan Jakarta Pusat, Minggu (24/2/2013)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua DPP Partai Hanura Ali Kastella menilai pengusungan Wiranto- Hary Tanoesoedibjo sebagai calon presiden dan calon wakil presiden belum final. Pencalonan keduanya disebut hanya sebagai strategi pencitraan Partai Hanura jelang pemilu.

"Ini, kan, untuk pencitraan saja, enggak perlu diprotes," ujar Ali saat dihubungi wartawan, Rabu (3/7/2013).

Menurut Ali, pencalonan keduanya belum final karena keputusan mengusung capres dan cawapres baru akan diketahui setelah ada hasil pemilihan anggota legislatif (pileg). Dari hasil pileg itulah, baru akan diketahui jumlah kursi yang akan menentukan apakah Partai Hanura bisa mengajukan capres.

"Kalau pencalonan definitif setelah kami dapat kursi dari hasil pileg, baru kami tentukan, jadi enggak perlu diprotes. Ini belum final, dong," kata Ali.

Saat ditanya tentang deklarasi Wiranto-Hary Tanoe, Ali menjelaskan bahwa deklarasi itu belum resmi karena memang belum waktunya. "Akan ada pertemuan lagi dengan DPC-DPC," imbuh Ali.

Pasangan Wiranto-Hary Tanoesoedibjo telah mendeklarasikan diri sebagai bakal calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung Partai Hanura dalam Pemilihan Presiden 2014. Deklarasi pasangan ini digelar pada Selasa (2/7/2013) kemarin di Hotel Mercure, Jakarta Pusat.

Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin menjelaskan, keduanya dipilih karena ada permintaan para kader Hanura dari daerah. "Dalam perjalanan, adanya arus keras permintaan dari daerah yang menginginkan agar Pak Wiranto diduetkan dengan Pak HT menjadi pasangan capres-cawapres," ujar Saleh.

Bagi Hanura, Wiranto dan Hary Tanoe cukup ideal, serasi, saling menunjang, serta saling melengkapi.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X