Kompas.com - 03/07/2013, 17:45 WIB
Wiranto KOMPAS/LUCKY PRANSISKAWiranto
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com – Mantan Ketua Bapilu Partai Hanura Yuddy Chrisnandi menggungkapkan bagaimana Hanura memilih Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo sebagai bakal capres dan cawapres 2014. Wiranto sejak lama memang sudah dijagokan partai ini sebagai bakal capres. Namun, nama Hary Tanoe tiba-tiba saja muncul sebagai bakal cawapres yang ditunjuk langsung oleh Wiranto, tanpa melalui rapat resmi.

“Proses kemarin itu semata-mata pertimbangan Pak Wiranto yang disampaikan dalam forum pertemuan antara DPP dan DPD. Pak Wiranto menginginkan Pak HT didukung sebagai calon wapres. Kalau diminta ketua umum, ya tentu didukung,” ujar Yuddy saat dihubungi Rabu (3/7/2013).

Yuddy mengatakan, pengusungan keduanya juga tidak dilakukan dalam forum rapimnas yang menurutnya menjadi wadah untuk menentukan kebijakan strategis partai termasuk pengusungan bakal capres dan wapres. Pengusungan Wiranto-Hary Tanoe, lanjutnya, hanya dilakukan dalam pertemuan antara pengurus DPP dan DPD Partai Hanura di sela-sela pembekalan caleg beberapa waktu lalu.

“Saat itu, Pak Wiranto langsung memberitahukan kalau wapresnya adalah Hary Tanoe. Seperti menikah, kan kalau Pak Wiranto sudah pilih pasangan, masa kita tolak,” ucap Yuddy.

Kendati demikian, Yuddy mengakui, idealnya, penunjukkan bakal cawapres dilakukan melalui mekanisme rapimnas, sesuai yang diatur AD/ART.

Seperti diberitakan, Partai Hanura akhirnya menetapkan Wiranto-Hary Tanoe sebagai bakal capres dan cawapres Pilpres 2014. Penetapan pasangan ini dilakukan setahun sebelum pelaksanaan pilpres. Di Partai Hanura, Hary Tanoe baru saja bergabung dan langsung dilantik sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu.

Sebelumnya, Hary Tanoe adalah Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem. Ia keluar dari partai itu setelah berseteru dengan Surya Paloh. Deklarasi keduanya pun dilakukan di Hotel Mercure pada Selasa (2/7/2013).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Formula E Diusut KPK, Bambang Soesatyo: Pidana dan Olahraga Harus Dipisah

    Formula E Diusut KPK, Bambang Soesatyo: Pidana dan Olahraga Harus Dipisah

    Nasional
    Kunjungi Jambi, Muhadjir Pastikan Keluarga Miskin Bakal Dapat Bansos

    Kunjungi Jambi, Muhadjir Pastikan Keluarga Miskin Bakal Dapat Bansos

    Nasional
    BKN Ingatkan soal Sanksi bagi ASN yang Nekat Cuti dan ke Luar Kota Saat Libur Natal-Tahun Baru

    BKN Ingatkan soal Sanksi bagi ASN yang Nekat Cuti dan ke Luar Kota Saat Libur Natal-Tahun Baru

    Nasional
    Kepala BKN: ASN Wajib Batalkan Cuti Saat Libur Natal-Tahun Baru

    Kepala BKN: ASN Wajib Batalkan Cuti Saat Libur Natal-Tahun Baru

    Nasional
    2.233 Atlet Ikuti Kompetisi Perairan KSAL Cup 2021

    2.233 Atlet Ikuti Kompetisi Perairan KSAL Cup 2021

    Nasional
    Menanti Langkah Konkret Jaksa Agung soal Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

    Menanti Langkah Konkret Jaksa Agung soal Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

    Nasional
    134.500 Dosis Vaksin Novavax Tiba dari China, Pemerintah Kejar Target Vaksinasi Covid-19

    134.500 Dosis Vaksin Novavax Tiba dari China, Pemerintah Kejar Target Vaksinasi Covid-19

    Nasional
    Kemenkes: Efikasi Novavax 96,4 Persen terhadap Covid-19 Varian Non-alfa

    Kemenkes: Efikasi Novavax 96,4 Persen terhadap Covid-19 Varian Non-alfa

    Nasional
    Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

    Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

    Nasional
    UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

    UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

    Nasional
    Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

    Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

    Nasional
    Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

    Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

    Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

    Nasional
    Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

    Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

    Nasional
    Jokowi: Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021

    Jokowi: Target Vaksinasi Covid-19 yang Ditetapkan WHO Sulit Tercapai di Akhir 2021

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.