Kompas.com - 03/07/2013, 12:49 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Setelah rekonstruksi kasus suap hakim di Pengadilan Negeri Bandung selesai, KPK kembali menggelar rekonstruksi di Kafe Bali Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (3/7/2013).

Di kafe tersebut, dua orang tersangka, yaitu Setyobudi Tejocahyono dan Toto Hutagalung kembali berakting dalam tiga adegan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, adegan pertama yang dilakukan oleh keduanya adalah adegan nomor 4 yakni Toto Hutagalung memberikan berkas-berkas perkara kasus dugaan penyelewengan Bantuan Sosial (Bansos) Kota Bandung.

Dalam adegan tersebut, Toto mengatakan kepada Setyabudi, saat itu masih menjadi hakim yang menangani perkara tersebut, agar tidak melibatkan Wali Kota Bandung Dada Rosada.

Reka ulang kemudian dilanjut ke adegan 47. Adegan tersebut menggambarkan pertemuan di hari yang berbeda dan meja yang juga berbeda. Saat itu Toto memberikan uang tunai sebesar Rp 500 juta kepada Setyabudi. Namun, dalam adegan 63, Setyabudi menolak uang tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.