Tolak UU Represif, Demokrat Dukung RUU Ormas Segera Disahkan

Kompas.com - 02/07/2013, 12:57 WIB
Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf KOMPAS. com/Indra AkuntonoKetua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com
— Fraksi Partai Demokrat mendukung pengesahan rancangan undang-undang organisasi kemasyarakatan (RUU Ormas). RUU itu dianggap akan pro-ormas dan menghilangkan nuansa represif seperti tercantum dalam UU tentang Ormas Nomor 8/1985.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf menegaskan, dukungan pihaknya agar RUU Ormas segera disahkan semakin menguat setelah dilakukan sejumlah revisi pada RUU tersebut. Ia yakin, keberadaan Ormas akan lebih baik dan terjamin setelah RUU ini disahkan.

"Kami hanya ingin yang terbaik, undang-undang kami anggap represif sehingga kita revisi UU Ormas. kami mendukung dan meminta agar segera disahkan," kata Nurhayati, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2013).

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini melanjutkan, revisi RUU Ormas telah dilakukan berdasarkan inisiatif parlemen. Selain itu, pembahasan RUU ini telah berlangsung sangat lama. 

"Jangan disalahartikan, ini kan untuk melindungi ormas dan masyarakat sendiri," kata Nurhayati.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    1.373.836 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Tingginya Jumlah Anak Putus Sekolah

    1.373.836 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Tingginya Jumlah Anak Putus Sekolah

    Nasional
    Demokrat: KLB Dagelan Bukan Persoalan Internal Belaka, Ada Pihak Eksternal

    Demokrat: KLB Dagelan Bukan Persoalan Internal Belaka, Ada Pihak Eksternal

    Nasional
    Demokrat Anggap Meoldoko Lakukan 'Abuse of Power'

    Demokrat Anggap Meoldoko Lakukan "Abuse of Power"

    Nasional
    Demokrat Sebut Kubu Kontra-AHY Tekan DPD dan DPC untuk Dukung KLB

    Demokrat Sebut Kubu Kontra-AHY Tekan DPD dan DPC untuk Dukung KLB

    Nasional
    UPDATE 6 Maret: Sebaran 5.767 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

    UPDATE 6 Maret: Sebaran 5.767 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

    Nasional
    Herzaky: Pemerintah Wajib Melindungi Partai Demokrat yang Sah

    Herzaky: Pemerintah Wajib Melindungi Partai Demokrat yang Sah

    Nasional
    Waketum Golkar: Aspirasi Kader Ingin Airlangga Jadi Capres 2024

    Waketum Golkar: Aspirasi Kader Ingin Airlangga Jadi Capres 2024

    Nasional
    Pengamat: Saatnya AHY Kumpulkan DPD dan DPC, Tunjukkan Demokrat Solid

    Pengamat: Saatnya AHY Kumpulkan DPD dan DPC, Tunjukkan Demokrat Solid

    Nasional
    Partai Demokrat Kubu Moeldoko Dinilai Berpeluang Dapatkan SK Kemenkumham

    Partai Demokrat Kubu Moeldoko Dinilai Berpeluang Dapatkan SK Kemenkumham

    Nasional
    Tutup Rapimnas Golkar, Airlangga Tegaskan Tolak Revisi UU Pemilu

    Tutup Rapimnas Golkar, Airlangga Tegaskan Tolak Revisi UU Pemilu

    Nasional
    UPDATE 6 Maret: 1.130.524 Tenaga Kesehatan Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

    UPDATE 6 Maret: 1.130.524 Tenaga Kesehatan Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

    Nasional
    UPDATE 6 Maret: Pemerintah Periksa 11.126.096 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 6 Maret: Pemerintah Periksa 11.126.096 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 6 Maret: Ada 147.172 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 6 Maret: Ada 147.172 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 6 Maret: Ada 66.525 Suspek Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 6 Maret: Ada 66.525 Suspek Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 6 Maret: Bertambah 6.823, Total 1.189.510 Pasien Covid-19 Sembuh

    UPDATE 6 Maret: Bertambah 6.823, Total 1.189.510 Pasien Covid-19 Sembuh

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X