Kompas.com - 02/07/2013, 01:28 WIB
Menteri Agama Suryadharma Ali bertakziah ke rumah almarhum Ustaz Jeffry al-Buchori pada Minggu (28/4/2013). Kedatangannya ke rumah Uje untuk mengucapkan rasa belasungkawa kepada keluarga yang telah ditinggalkan. KOMPAS.com/ALFIYYATUR ROHMAHMenteri Agama Suryadharma Ali bertakziah ke rumah almarhum Ustaz Jeffry al-Buchori pada Minggu (28/4/2013). Kedatangannya ke rumah Uje untuk mengucapkan rasa belasungkawa kepada keluarga yang telah ditinggalkan.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Langkah Indonesia Corruption Watch (ICW) mengumumkan 36 nama calon legislatif yang diragukan komitmennya terhadap penegakan hukum dinilai melampaui batas. Indikator yang digunakan dianggap tidak jelas.

"Melampaui batas. Yang tidak perlu dipersoalkan, dipersoalkan, malah menjadi persoalan. Jadi, banyak energi terbuang karena mengurus persoalan itu," kata Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali seusai menghadiri rapat dengar pendapat bersama Komisi VIII DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (1/7/2013).

Meski begitu, Suryadharma mengaku tak heran dengan pernyataan ICW tersebut. Pasalnya, ia telanjur menganggap ICW sebagai organisasi yang sering menuduh tanpa alasan. "Kerjaan ICW memang begitu, nuduh-nuduh orang. Tanya dong yang dituduh nerima nggak," ujarnya.

Untuk diketahui, ICW mengeluarkan daftar 36 calon anggota legislatif yang diragukan komitmen antikorupsinya. Dalam daftar itu terdapat dua nama politisi PPP. Keduanya adalah Sekretaris Dewan Pakar PPP Ahmad Yani dan M Achmad Farial.

Pernyataan ICW ini sontak membuat geram hampir semua nama yang disebutkan. Beberapa di antaranya telah melaporkan ICW ke Bareskrim Mabes Polri dengan tuduhan fitnah.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    PPKM Level 3 Nataru Batal, Polri Tetap Siapkan Titik Penjagaan

    PPKM Level 3 Nataru Batal, Polri Tetap Siapkan Titik Penjagaan

    Nasional
    Kasus Positif Kian Melandai, Pemerintah Tetap Dorong Peningkatan Testing Covid-19

    Kasus Positif Kian Melandai, Pemerintah Tetap Dorong Peningkatan Testing Covid-19

    Nasional
    Presiden Jokowi Resmikan Bandara Tebelian Sintang Kalbar

    Presiden Jokowi Resmikan Bandara Tebelian Sintang Kalbar

    Nasional
    Satgas Covid-19: Pembatasan WNA Merupakan Upaya Menyelamatkan Umat Manusia

    Satgas Covid-19: Pembatasan WNA Merupakan Upaya Menyelamatkan Umat Manusia

    Nasional
    Hakim Kabulkan Permintaan Munarman untuk Sidang Tatap Muka

    Hakim Kabulkan Permintaan Munarman untuk Sidang Tatap Muka

    Nasional
    CDC Sebut RI Berisiko Rendah Covid-19, Kemenkes: Kabar Baik bagi Kita

    CDC Sebut RI Berisiko Rendah Covid-19, Kemenkes: Kabar Baik bagi Kita

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Pertimbangan Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru | Aturan Pembatasan Sosial Saat Libur Nataru

    [POPULER NASIONAL] Pertimbangan Pemerintah Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru | Aturan Pembatasan Sosial Saat Libur Nataru

    Nasional
    PPKM Level 3 Dibatalkan, Pemerintah Dinilai Labil Membuat Kebijakan

    PPKM Level 3 Dibatalkan, Pemerintah Dinilai Labil Membuat Kebijakan

    Nasional
    Densus 88 Tahan Farid Okbah dkk

    Densus 88 Tahan Farid Okbah dkk

    Nasional
    Periksa Istri Alex Noerdin, KPK Dalami Uang Rp 1,5 Miliar Saat Tangkap Bupati Musi Banyuasin

    Periksa Istri Alex Noerdin, KPK Dalami Uang Rp 1,5 Miliar Saat Tangkap Bupati Musi Banyuasin

    Nasional
    KSAD Dudung Dukung Penuh Program Pemerintah untuk Papua

    KSAD Dudung Dukung Penuh Program Pemerintah untuk Papua

    Nasional
    KPK Dalami Barang Bukti Terkait Pengusulan Dana Insentif Daerah Tabanan

    KPK Dalami Barang Bukti Terkait Pengusulan Dana Insentif Daerah Tabanan

    Nasional
    Bertolak ke Kalbar, Jokowi Akan Resmikan Bandara dan Kunjungi Korban Banjir Sintang

    Bertolak ke Kalbar, Jokowi Akan Resmikan Bandara dan Kunjungi Korban Banjir Sintang

    Nasional
    Di Lumajang, Jokowi Dengar Cerita Pengungsi Erupsi Semeru hingga Beri Jaket ke Warga

    Di Lumajang, Jokowi Dengar Cerita Pengungsi Erupsi Semeru hingga Beri Jaket ke Warga

    Nasional
    Batalnya PPKM Level 3 Nataru Jadi Alasan PBNU Gelar Muktamar Ke-34 Akhir Tahun

    Batalnya PPKM Level 3 Nataru Jadi Alasan PBNU Gelar Muktamar Ke-34 Akhir Tahun

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.