Politisi Golkar: Hanura Jangan Eksploitasi Media Hary Tanoe

Kompas.com - 01/07/2013, 16:47 WIB
Mantan Sekjen Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Ahmad Rofiq dan Mantan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Nasdem, Hary Tanoesoedibjo (kiri ke kanan) memberikan keterangan pers di Gedung HT Foundation, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (21/1/2013). Mereka mengundurkan diri dari kepengurusan partai Nasdem karena berbeda pendapat dengan pendiri Partai Nasdem, Surya Paloh yang ingin menjadi ketua umum Partai Nasdem. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESMantan Sekjen Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Ahmad Rofiq dan Mantan Ketua Dewan Pakar DPP Partai Nasdem, Hary Tanoesoedibjo (kiri ke kanan) memberikan keterangan pers di Gedung HT Foundation, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin (21/1/2013). Mereka mengundurkan diri dari kepengurusan partai Nasdem karena berbeda pendapat dengan pendiri Partai Nasdem, Surya Paloh yang ingin menjadi ketua umum Partai Nasdem.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Golkar Chairuman Harahap menyambut baik rencana pendeklarasian Wiranto-Hary Tanoesoedibjo sebagai calon presiden dan wakil presiden yang diusung Partai Hanura. Namun, ia meminta agar kandidat ini tidak mengeksplotasi saluran media yang dimiliki Hary Tanoe melalui jaringan MNC Group.

"Jadi sudah ada ketentuan tentang penggunaan jaringan media, semua harus setara menggunakan itu. Tidak bisa dieksploitasi masing-masing jaringan media yang dimiliki untuk kepentingan calon itu sendiri," ujar Chairuman, di Kompleks Parlemen, Senin (1/7/2013).

Menurut Chairuman, sebagian besar perusahaan media saat ini sudah menjadi perusahaan terbuka. Sehingga, pemilik jaringan media tidak bisa memaksakan kehendaknya dengan memasukkan konten sesuai pilihan politiknya.

"Partai itu tidak ada yang punya media, yang ada adalah pribadi-pribadi. Karena ini semua perusahaan terbuka, harus ada pertanggungjawaban komersial. Jadi, partai politik walaupun ada individunya pengusaha media, ya tidak bisa seenaknya, dong. Aa kode etik yang harus dijaga," papar Chairuman.

Lebih lanjut, Chairuman menilai, Partai Hanura pasti memiliki perhitungan sendiri dengan menduetkan Wiranto dan Hary Tanoe jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan Pilpres 2014 dilakukan.

"Semua parpol punya hitungan masing-masing, kita lihat saja tepat atau tidak," kata Chairuman.

Seperti diberitakan, Partai Hanura akan menetapkan Wiranto-HT yang akan diusung sebagai capres dan cawapres. Penetapan pasangan ini dilakukan setahun sebelum pelaksanaan pilpres. Di Partai Hanura, Hary Tanoe baru saja bergabung dan langsung dilantik sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu partai ini. Rencananya pendeklarasian keduanya akan dilakukan pada Selasa (2/7/2013) besok.

Baca tentang
    Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X