Kompas.com - 01/07/2013, 14:08 WIB
Pemilik MNC Grup, Harry Tanoe Soedibyo (dua kanan), berfoto bersama Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto (dua kiri) dan fungsionaris Partai Hanura usai jumpa pers di kantor DPP Hanura Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2013). Setelah menyatakan keluar dari Partai Nasdem, Hary Tanoe resmi bergabung ke Partai Hanura dan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina.  TRIBUNNEWS/HERUDINPemilik MNC Grup, Harry Tanoe Soedibyo (dua kanan), berfoto bersama Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto (dua kiri) dan fungsionaris Partai Hanura usai jumpa pers di kantor DPP Hanura Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2013). Setelah menyatakan keluar dari Partai Nasdem, Hary Tanoe resmi bergabung ke Partai Hanura dan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina.
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Saleh Husein percaya diri dengan dua sosok yang digadang-gadang akan diusung sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dari partainya, yaitu Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo.

Saleh menuturkan, sosok dua tokoh itu diyakininya akan mendongkrak perolehan suara Partai Hanura. Ia memprediksi, perolehan suara Partai Hanura di Pemilihan Umum 2014 tahun depan akan mencapai dua digit.

"Pokoknya kita targetkan double digit," kata Saleh, saat ditemui di sela-sela acara pembekalan calon anggota legislatif Partai Hanura, di Jakarta, Senin (1/7/2013).

Menurutnya, keyakinan itu diperoleh berdasarkan hasil survei yang dilakukan partainya dan hasil dari lembaga survei lain. Semua mesin partai akan digerakkan optimal untuk mencapai target di Pemilu 2014.

Saat ditanya mengenai minimnya jam terbang Hary Tanoesoedibjo di kancah politik, Saleh menegaskan hal itu tak akan berpengaruh karena sosoknya telah dikenal publik dari profesi sebagai pengusaha. Ia mengambil contoh dari Wakil Presiden Boediono yang latar belakangnya seorang ekonom dengan jam terbang politik seadanya ketika maju sebagai calon wakil presiden.

"Saya kira tidak terlalu dini, Pak HT (Hary Tanoe) kan sudah dikenal banyak orang sebagai pengusaha baik nasional maupun internasional. Kita kerja all out untuk memperoleh suara terbanyak agar dapat memenuhi persyaratan," ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasus Covid-19 Merangkak Naik, Rumah Sakit Diminta Mulai Waspada

    Kasus Covid-19 Merangkak Naik, Rumah Sakit Diminta Mulai Waspada

    Nasional
    Luhut Sebut Vaksin Merah Putih Diproduksi Juni 2022

    Luhut Sebut Vaksin Merah Putih Diproduksi Juni 2022

    Nasional
    Heboh Gaya AHY Saat Olahraga, dari Unimog sampai Rompi Beban ala Militer

    Heboh Gaya AHY Saat Olahraga, dari Unimog sampai Rompi Beban ala Militer

    Nasional
    Pemerintah Akan Buat Pusat Riset Vaksin di Bali, Kerja Sama dengan Merck hingga Pfizer

    Pemerintah Akan Buat Pusat Riset Vaksin di Bali, Kerja Sama dengan Merck hingga Pfizer

    Nasional
    Gatot Nurmantyo Pernah Perintahkan Usir Pesawat Tempur Singapura Buntut DCA 2007

    Gatot Nurmantyo Pernah Perintahkan Usir Pesawat Tempur Singapura Buntut DCA 2007

    Nasional
    AHY Ajak Kader Demokrat Bersiap Hadapi Pileg dan Pilpres 2024

    AHY Ajak Kader Demokrat Bersiap Hadapi Pileg dan Pilpres 2024

    Nasional
    Investigasi Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, LPSK: Terjadi Penahanan Ilegal

    Investigasi Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, LPSK: Terjadi Penahanan Ilegal

    Nasional
    KSAL Terima Kunjungan Menteri DAPA Korsel, Apa yang Dibahas?

    KSAL Terima Kunjungan Menteri DAPA Korsel, Apa yang Dibahas?

    Nasional
    PAPDI: Percepat Booster, tapi Cakupan Vaksinasi Primer Harus Terus Ditingkatkan

    PAPDI: Percepat Booster, tapi Cakupan Vaksinasi Primer Harus Terus Ditingkatkan

    Nasional
    Perjanjian Indonesia-Singapura soal FIR dan DCA yang Menuai Kritik

    Perjanjian Indonesia-Singapura soal FIR dan DCA yang Menuai Kritik

    Nasional
    Desakan Berbagai Pihak soal Evaluasi PTM 100 Persen dan Sikap Pemerintah

    Desakan Berbagai Pihak soal Evaluasi PTM 100 Persen dan Sikap Pemerintah

    Nasional
    FIR Jakarta dan Kenapa Didelegasikan Kembali

    FIR Jakarta dan Kenapa Didelegasikan Kembali

    Nasional
    Penuturan Dicky Sondani, Kapolsek yang Jadi Saksi Detik-detik Wafatnya Soeharto...

    Penuturan Dicky Sondani, Kapolsek yang Jadi Saksi Detik-detik Wafatnya Soeharto...

    Nasional
    Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

    Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

    Nasional
    Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

    Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.