Kompas.com - 29/06/2013, 13:30 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary


JAKARTA, KOMPAS.com
— Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo akhirnya bergabung ke Partai Demokrat. Adik ipar Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono itu menduduki posisi anggota Dewan Pembina Demokrat. Bagaimana proses Pramono masuk ke Demokrat?

Pramono bercerita, saat SBY menjadi Ketua Umum DPP Demokrat, ia bertanya kepadanya apa kegiatan setelah pensiun dari TNI. Saat itu, Pramono masih menjadi KSAD. Kepada SBY, Pramono mengaku ingin bersama-sama keluarga terlebih dulu.

Alasan itu juga berkali-kali disampaikan Pramono ketika ditanya wartawan. Selama aktif di TNI, Pramono mengaku banyak kegiatan bersama keluarga yang ditinggalkan lantaran harus menjalani tugas negara. Ia juga mengaku ingin menekuni hobinya atau berkomunikasi dengan teman-teman lama.

"Terus (SBY katakan), coba dipikirkan apakah tidak ingin bergabung. Saya sampaikan, oke saya pikirkan. Kalau bergabung, saya harus menyertakan anak dan istri untuk mengambil keputusan yang tepat. Saya ingin memberikan perhatian yang lebih," kata Pramono di sela-sela Rakornas Demokrat di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (29/6/2013).

Lalu, bagaimana tanggapan keluarga? Pramono mengatakan, keluarga mempersilakan dirinya terjun ke dunia politik asalkan tetap ada perhatian kepada keluarga. Pada minggu ketiga setelah pensiun, Pramono merasa bisa menyisihkan waktu untuk aktivitas di partai. Akhirnya, ia bergabung dengan Demokrat.

"Jadi, terus terang sejak empat hari lalu saya resmi jadi anggota Pembina Partai Demokrat," pungkas Pramono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Redam Keterbelahan Publik, Demokrat Minta Pilpres 2024 Fokus pada Pertarungan Gagasan

    Redam Keterbelahan Publik, Demokrat Minta Pilpres 2024 Fokus pada Pertarungan Gagasan

    Nasional
    Rangkulan Biden ke Jokowi Saat Sesi Foto KTT G7

    Rangkulan Biden ke Jokowi Saat Sesi Foto KTT G7

    Nasional
    Partai Nasdem dan PDI-P Diprediksi Pecah Kongsi pada Pilpres 2024

    Partai Nasdem dan PDI-P Diprediksi Pecah Kongsi pada Pilpres 2024

    Nasional
    Ganjar-Anies Disebut Jadi Solusi Keterbelahan, Demokrat: Sama dengan Menuduh Pendukungnya

    Ganjar-Anies Disebut Jadi Solusi Keterbelahan, Demokrat: Sama dengan Menuduh Pendukungnya

    Nasional
    UPDATE 27 Juni: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 81,08 Persen, Ketiga 24.08 Persen

    UPDATE 27 Juni: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 81,08 Persen, Ketiga 24.08 Persen

    Nasional
    Sidang Perdana Praperadilan Mardani Maming Bakal Digelar 12 Juli di PN Jaksel

    Sidang Perdana Praperadilan Mardani Maming Bakal Digelar 12 Juli di PN Jaksel

    Nasional
    Komisi II Putuskan RUU Pemekaran Wilayah Papua Selasa Besok

    Komisi II Putuskan RUU Pemekaran Wilayah Papua Selasa Besok

    Nasional
    Ketua DPR Minta Aturan Beli Migor Pakai PeduliLindungi Jangan Sampai Sulitkan Rakyat

    Ketua DPR Minta Aturan Beli Migor Pakai PeduliLindungi Jangan Sampai Sulitkan Rakyat

    Nasional
    Di Hadapan Negara G7, Jokowi Sebut RI Butuh Investasi Besar di Sektor Energi Bersih

    Di Hadapan Negara G7, Jokowi Sebut RI Butuh Investasi Besar di Sektor Energi Bersih

    Nasional
    Prabowo: Tugas Tentara Siap Perang, Tidak Bisa Buang Waktu!

    Prabowo: Tugas Tentara Siap Perang, Tidak Bisa Buang Waktu!

    Nasional
    Soal Keputusan Terkait Capres KIB, Waketum Golkar: Bisa Besok atau Pekan Depan

    Soal Keputusan Terkait Capres KIB, Waketum Golkar: Bisa Besok atau Pekan Depan

    Nasional
    Dari Merokok di Masjid hingga Berkerumun, Ini 6 Larangan Bagi Jemaah Haji

    Dari Merokok di Masjid hingga Berkerumun, Ini 6 Larangan Bagi Jemaah Haji

    Nasional
    Tiba di Lokasi KTT G-7,  Jokowi Disambut Kanselir Jerman Olaf Scholz

    Tiba di Lokasi KTT G-7, Jokowi Disambut Kanselir Jerman Olaf Scholz

    Nasional
    Emirsyah Satar dalam Pusaran 2 Kasus Korupsi di PT Garuda Indonesia

    Emirsyah Satar dalam Pusaran 2 Kasus Korupsi di PT Garuda Indonesia

    Nasional
    Kejar Teknologi Tinggi, Prabowo Tekankan Pentingnya Kesiapan Pertahanan Teritorial

    Kejar Teknologi Tinggi, Prabowo Tekankan Pentingnya Kesiapan Pertahanan Teritorial

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.