Kompas.com - 29/06/2013, 10:32 WIB
Suasana Rapat Koordinasi Nasional Partai Demokrat, di Hotek Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (29/6/2013). KOMPAS.com/Indra AkuntonoSuasana Rapat Koordinasi Nasional Partai Demokrat, di Hotek Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (29/6/2013).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, partainya segera mengumumkan tahap awal syarat menjadi calon presiden melalui bursa Konvensi Capres Partai Demokrat. Pengumuman itu dilakukan setelah sosialisasi konvensi dalam Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrat yang digelar, Sabtu (29/6/2013), di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

"(Konvensi) sedang digarap. Nanti akan diumumkan dalam waktu satu-dua hari," kata Syarief, sesaat sebelum menghadiri Rakornas Partai Demokrat, di Hotel Sahid Jaya, Jakarta.

Dalam Rakornas kali ini, kata Syarief, agenda utamanya adalah konsolidasi pemenangan pemilihan umum 2014 dan sosialisasi mengenai bursa calon presiden melalui konvensi Partai Demokrat. Rakornas tak akan membahas masalah di luar tubuh Partai Demokrat, baik itu tentang partai koalisi ataupun tentang reshuffle menteri di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.

Selain membahas strategi pemenangan pemilu 2014, dan konvensi calon presiden, Rakornas juga akan dimanfaatkan untuk konsolidasi menjelang Daftar Caleg Tetap (DCT) secara resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 23-25 Agustus 2013 mendatang.

Rakornas adalah agenda rutin Partai Demokrat yang biasanya diadakan dua kali dalam setahun.

"Nanti konvensi akan diumumkan. Sekarang hanya strategi memenangkan Pemilu. Semua strategi, (Rakornas) ini khusus untuk Demokrat," ujarnya.

Acara ini juga dihadiri Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan seluruh petinggi partai, ketua dan pengurus DPP, DPC, DPD, fraksi, serta calon anggota legislatif Demokrat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Menhan dan Panglima TNI Tak Hadir, Rapat Komisi I Diwarnai Interupsi

    Menhan dan Panglima TNI Tak Hadir, Rapat Komisi I Diwarnai Interupsi

    Nasional
    Kemendikbud Ristek Minta Pansel Tunda Pengumuman Seleksi Guru PPPK

    Kemendikbud Ristek Minta Pansel Tunda Pengumuman Seleksi Guru PPPK

    Nasional
    Nadiem Klaim Dengar Aspirasi Masyarakat untuk Beri Afirmasi bagi Guru Honorer

    Nadiem Klaim Dengar Aspirasi Masyarakat untuk Beri Afirmasi bagi Guru Honorer

    Nasional
    KPK Eksekusi Mantan Mensos Juliari Batubara ke Lapas Kelas I Tangerang

    KPK Eksekusi Mantan Mensos Juliari Batubara ke Lapas Kelas I Tangerang

    Nasional
    Ketua MUI: Masih Ada Warga yang Menolak Vaksin Covid-19

    Ketua MUI: Masih Ada Warga yang Menolak Vaksin Covid-19

    Nasional
    Menkes Prediksi Pandemi Paling Cepat Selesai 5 Tahun

    Menkes Prediksi Pandemi Paling Cepat Selesai 5 Tahun

    Nasional
    Kemenpora: Presiden Jokowi Akan Buka PON Papua 2 Oktober 2021

    Kemenpora: Presiden Jokowi Akan Buka PON Papua 2 Oktober 2021

    Nasional
    Pemerintah Diminta Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 di Asia Tenggara

    Pemerintah Diminta Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 di Asia Tenggara

    Nasional
    Luhut vs Haris Azhar dan Fatia Kontras, Berawal dari Tudingan 'Bermain' Tambang di Papua

    Luhut vs Haris Azhar dan Fatia Kontras, Berawal dari Tudingan "Bermain" Tambang di Papua

    Nasional
    KPK Periksa Sekda Sebagai Saksi Dugaan Suap Pengadaan Barang di Kabupaten Hulu Sungai Utara

    KPK Periksa Sekda Sebagai Saksi Dugaan Suap Pengadaan Barang di Kabupaten Hulu Sungai Utara

    Nasional
    Wapres Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

    Wapres Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

    Nasional
    Bertemu Dubes Arab Saudi, Kemenag Lobi agar Jemaah Indonesia Bisa Umrah

    Bertemu Dubes Arab Saudi, Kemenag Lobi agar Jemaah Indonesia Bisa Umrah

    Nasional
    ICW Sebut Sejumlah Alasan Jokowi Harus Bersikap Terkait Polemik TWK Pegawai KPK

    ICW Sebut Sejumlah Alasan Jokowi Harus Bersikap Terkait Polemik TWK Pegawai KPK

    Nasional
    Indonesia Serukan Dunia Bantu Vaksinasi Covid-19 bagi Pengungsi Rohingya di Bangladesh

    Indonesia Serukan Dunia Bantu Vaksinasi Covid-19 bagi Pengungsi Rohingya di Bangladesh

    Nasional
    Komisi X Minta Munculnya Klaster Covid-19 di Sekolah jadi Bahan Evaluasi, Bukan untuk Tunda PTM

    Komisi X Minta Munculnya Klaster Covid-19 di Sekolah jadi Bahan Evaluasi, Bukan untuk Tunda PTM

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.