Munarman Tak Menyesal Siram Tamrin Tomagola

Kompas.com - 28/06/2013, 16:39 WIB
Munarman (kiri) saat ikut menghadiri konferensi pers bersama wartawan di Kantor Pusat DPP FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (13/9/2010).  KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN Munarman (kiri) saat ikut menghadiri konferensi pers bersama wartawan di Kantor Pusat DPP FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (13/9/2010).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com
— Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengaku tidak khawatir tindakannya menyiram pengamat sosial Tamrin Amal Tomagola dengan air akan mencoreng nama FPI. Peristiwa itu terjadi saat keduanya menjadi narasumber dalam sebuah acara yang disiarkan secara langsung di TV One, Jumat (28/6/2013).

"Justru dia (Tamrin) yang bermaksud mencoreng FPI dengan memprovokasi di media, menangkap FPI-lah, apalah," ujar Munarman kepada Kompas.com, Jumat (28/6/2013) sore.

Ia menilai, apa yang disampaikan Tamrin dalam acara itu terlalu dipaksakan. Menurutnya, kata-kata yang dilontarkan Tamrin sangat memojokkan organisasinya.

"Dia tidak menyampaikan pendapatnya dengan cara intelek, tapi dengan kebencian. Dia yang mencoreng nama FPI di depan publik," lanjutnya.


Munarman mengaku tidak menyesali perbuatannya itu. Tamrin, kata dia, layak mendapatkan perlakuan seperti itu.

useetv.com Munarman menyiram secangkir air ke wajah Tamrin Amal Tomagola, saat keduanya hadir sebagai narasumber pada acara Apa Kabar Indonesia Pagi yang disiarkan langsung oleh TVOne, Jumat (28/6/2013).
Siram air

Silang pendapat antara Munarman dan Tamrin terjadi saat membahas aksi sweeping. Munarman menyatakan tak sependapat dengan apa yang dilontarkan Tamrin.

"Sekarang, beliau ini melihat hilirnya. Ketika masyarakat, ibu-ibu, mengambil tindakan sendiri, tidak...," ujar Munarman, yang kemudian dipotong Tamrin.

"Dengar dulu, Anda tidak tahu apa yang Anda maksud," kata Tamrin.

Munarman kemudian terlihat emosi. "Anda diam kalau saya lagi ngomong," kata Munarman sambil mengambil cangkir di depannya dan menyiramkannya ke wajah Tamrin.

Tamrin sesaat terlihat terdiam. Sementara Munarman masih berbicara, "Anda kelewatan, Anda diam kalau saya lagi ngomong," ujarnya.

Merespons insiden ini, TV One, melalui akun @akipagi_tvone, menyampaikan permintaan maaf. "Segenap crew apa kabar Indonesia memohon maaf kepada pemirsa atas kejadian tidak terduga yang baru saja terjadi," demikian tulis akun tersebut.

Sementara itu, melalui akun Twitter-nya, @tamrintomagola, Tamrin menyatakan tak mau melayani preman. "Biarkan publik yg menilai n beri hukuman sosial yg setimpal. Sy tdk mau melayani preman," tulisnya setelah acara berlangsung.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X