Kompas.com - 25/06/2013, 15:01 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorCaroline Damanik
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi menyatakan, partainya akan mengumumkan calon presiden yang akan diusung, Oktober mendatang. Saat ini, partai berlambang kepala Garuda ini masih fokus mengurus administrasi para caleg yang telah masuk daftar calon sementara (DCS) untuk masuk ke daftar calon tetap (DCT).

"Oktober (pengumuman). (Hal itu seperti yang telah) kita pernah rencanakan sebelumnya," kata Suhardi saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Selasa (25/6/2013).

Suhardi mengungkapkan, sebelum seluruh caleg Gerindra masuk dalam DCT, maka partai yang dipimpin Prabowo Subianto ini tidak akan mendeklarasikan calon presidennya.

"Harus beres semua dulu baru kita lakukan deklarasi," kata Suhardi.

Walaupun belum secara resmi mengumumkan capres yang akan diusung, dukungan internal partai mengarah kepada Prabowo untuk maju pada Pemilu 2014 mendatang. Menurut Suhardi, saat ini, Prabowo tengah sibuk melakukan sosialisasi, mulai dari kunjungan ke daerah hingga bertemu koleganya.

Suhardi menambahkan, Gerindra akan berupaya sekuat tenaga untuk memenangkan Pemilu 2014 nanti, baik pileg maupun pilpres.

"Kita akan all out. Kita sepenuhnya jauh lebih baik dari yang kemarin," katanya optimistis.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jaksa Agung Sebut Korupsi di Bawah Rp 50 Bisa Tak Perlu Diproses Hukum, Ini Syaratnya

    Jaksa Agung Sebut Korupsi di Bawah Rp 50 Bisa Tak Perlu Diproses Hukum, Ini Syaratnya

    Nasional
    Pemerintah Diminta agar Serius Hentikan PTM 100 Persen

    Pemerintah Diminta agar Serius Hentikan PTM 100 Persen

    Nasional
    Menkes: Di Kantor Kalau Tidak Terlalu Perlu Lebih Baik WFH

    Menkes: Di Kantor Kalau Tidak Terlalu Perlu Lebih Baik WFH

    Nasional
    Kejagung: Rencana Pemanggilan 2 Purnawirawan Jenderal Terkait Kasus Korupsi Satelit Masih Tahap Koordinasi

    Kejagung: Rencana Pemanggilan 2 Purnawirawan Jenderal Terkait Kasus Korupsi Satelit Masih Tahap Koordinasi

    Nasional
    Jokowi Ajak Negara B20 Berinvestasi di Sektor Ekonomi Digital Indonesia

    Jokowi Ajak Negara B20 Berinvestasi di Sektor Ekonomi Digital Indonesia

    Nasional
    Kesepakatan DCA Buat Pesawat Tempur Singapura Bisa 'Numpang' Latihan di Langit RI

    Kesepakatan DCA Buat Pesawat Tempur Singapura Bisa "Numpang" Latihan di Langit RI

    Nasional
    Menkes: 'Feeling' Saya, Sebagian Besar Kasus Covid-19 di Jakarta Sudah Omicron

    Menkes: "Feeling" Saya, Sebagian Besar Kasus Covid-19 di Jakarta Sudah Omicron

    Nasional
    Gandeng Swasta, Kemenkes Akan Percepat Vaksinasi Booster di Jakarta

    Gandeng Swasta, Kemenkes Akan Percepat Vaksinasi Booster di Jakarta

    Nasional
    Profil Eks Pramugari Garuda Siwi Widi yang Disebut dapat Aliran Dana Korupsi

    Profil Eks Pramugari Garuda Siwi Widi yang Disebut dapat Aliran Dana Korupsi

    Nasional
    Satgas Covid-19: Mungkin Kita Terlena Rendahnya Kasus 6 Bulan Terakhir

    Satgas Covid-19: Mungkin Kita Terlena Rendahnya Kasus 6 Bulan Terakhir

    Nasional
    Alasan Kejagung Akan Panggil Kominfo dalam Perkara Satelit Kemenhan

    Alasan Kejagung Akan Panggil Kominfo dalam Perkara Satelit Kemenhan

    Nasional
    KPK Gandeng PT Taspen Jamin Pemenuhan Hak dan Kewajiban Pegawai

    KPK Gandeng PT Taspen Jamin Pemenuhan Hak dan Kewajiban Pegawai

    Nasional
    Jokowi: Kami Pastikan Suplai Kebutuhan Dunia, tapi Bukan Dalam Bahan Mentah

    Jokowi: Kami Pastikan Suplai Kebutuhan Dunia, tapi Bukan Dalam Bahan Mentah

    Nasional
    Jokowi Sebut Ada 5,5 Gigawatt PLTU yang Akan 'Pensiun Dini'

    Jokowi Sebut Ada 5,5 Gigawatt PLTU yang Akan "Pensiun Dini"

    Nasional
    Singapura Boleh Latihan Militer di Langit Indonesia, Prabowo: Sama Sekali Tidak Membahayakan

    Singapura Boleh Latihan Militer di Langit Indonesia, Prabowo: Sama Sekali Tidak Membahayakan

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.