Kompas.com - 25/06/2013, 14:55 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorCaroline Damanik
JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang pelaksanaan Pemilu 2014, tidak sedikit partai politik dan calon anggota legislatif turun ke lapangan meninjau kondisi masyarakat. Bahkan, ada pula caleg yang rela blusukan ke pasar-pasar untuk sekadar memancing dukungan dari masyarakat.

Namun, setelah terpilih, aksi itu tidak lagi dilakukan. Hal ini kerap menuai kritikan keras dan sayangnya masih banyak anggota legislatif yang terus melakukannya.

"Mereka blusukan ketika ada hajatan politik. Tapi, setelah kepilih, selamat tinggal, sampai ketemu 5 tahun lagi," kata Ketua Badan Pengawas Pemilu, Muhammad, dalam Diskusi Kebangsaan bertajuk Mewujudkan Pemilu 2014 Bersih, Berkualitas, dan Bermartabat di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (25/6/2013).

Melihat kondisi seperti itu, Muhammad mengaku miris dengan sikap partai politik dan caleg yang demikian. Menurutnya, partai politik dan caleg-calegnya seharusnya datang untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

"Tujuan pemilu adalah untuk menyejahterakan masyarakat, bukan memilukan masyarakat," tuturnya.

Dia berharap agar partai politik dan caleg dapat menjalankan tugasnya dengan baik karena bagaimanapun juga mereka merupakan kepanjangan tangan masyarakat untuk dapat menyalurkan aspirasi yang ada kepada pemerintah.

"Ketika saya ke TPS, harapan, keinginan politik, saya titipkan ke partai politik. Partai seharusnya menjadi pelayan pemilih dan mengabdi kepada pemilih," tandasnya kemudian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Cerita Eks Sopir Saat Jokowi Dorong Mobil Mogok Ketika Tinjau Banjir

    Cerita Eks Sopir Saat Jokowi Dorong Mobil Mogok Ketika Tinjau Banjir

    Nasional
    Golkar Siapkan Pengganti Azis Syamsuddin di DPR

    Golkar Siapkan Pengganti Azis Syamsuddin di DPR

    Nasional
    Golkar Tawarkan Bantuan Hukum pada Azis Syamsuddin yang Tersandung Kasus Dugaan Suap

    Golkar Tawarkan Bantuan Hukum pada Azis Syamsuddin yang Tersandung Kasus Dugaan Suap

    Nasional
    Kompolnas: Polri Harus Evaluasi Strategi Keamanan di Papua Pasca Penyerangan Puskemas Kiwirok

    Kompolnas: Polri Harus Evaluasi Strategi Keamanan di Papua Pasca Penyerangan Puskemas Kiwirok

    Nasional
    Azis Syamsuddin Nyatakan Mundur dari Jabatan Wakil Ketua DPR

    Azis Syamsuddin Nyatakan Mundur dari Jabatan Wakil Ketua DPR

    Nasional
    Wapres: Indonesia Berpotensi Jadi Produsen Produk Halal Terbesar Dunia, tapi Belum Dioptimalkan

    Wapres: Indonesia Berpotensi Jadi Produsen Produk Halal Terbesar Dunia, tapi Belum Dioptimalkan

    Nasional
    Komnas HAM Bernegosiasi dengan KKB Untuk Evakuasi Nakes Gerald Sokoy

    Komnas HAM Bernegosiasi dengan KKB Untuk Evakuasi Nakes Gerald Sokoy

    Nasional
    Terjadi Pembakaran Mimbar Masjid di Makassar, JK Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

    Terjadi Pembakaran Mimbar Masjid di Makassar, JK Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

    Nasional
    Wapres: Tak Boleh Lagi Bertumpu pada SDA, tapi SDM yang Kuasai Riset dan Inovasi

    Wapres: Tak Boleh Lagi Bertumpu pada SDA, tapi SDM yang Kuasai Riset dan Inovasi

    Nasional
    Pemerintah Diharapkan Jamin Keamanan Nakes di Daerah Konflik

    Pemerintah Diharapkan Jamin Keamanan Nakes di Daerah Konflik

    Nasional
    Menlu Harap Negara-negara Lain Pertimbangkan Indonesia Keluar dari Red List Dunia

    Menlu Harap Negara-negara Lain Pertimbangkan Indonesia Keluar dari Red List Dunia

    Nasional
    Komnas HAM Minta Polda Tingkatkan Jaminan Keamanan untuk Nakes di Papua

    Komnas HAM Minta Polda Tingkatkan Jaminan Keamanan untuk Nakes di Papua

    Nasional
    Nama Azis Syamsuddin di Pusaran Kasus Korupsi...

    Nama Azis Syamsuddin di Pusaran Kasus Korupsi...

    Nasional
    Wapres: Program Pemerintah Saat ini Membangun SDM Unggul dan Kreatif

    Wapres: Program Pemerintah Saat ini Membangun SDM Unggul dan Kreatif

    Nasional
    Wapres: Riset dan Inovasi Penting untuk Kemajuan Ekonomi Negara

    Wapres: Riset dan Inovasi Penting untuk Kemajuan Ekonomi Negara

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.