Kompas.com - 25/06/2013, 11:34 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono usai memimpin apel Satgas Penanggulangan Bencana Asap di Skuadron 17 Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa ( 25/6/2013 ). KOMPAS.com/Sandro GatraPresiden Susilo Bambang Yudhoyono usai memimpin apel Satgas Penanggulangan Bencana Asap di Skuadron 17 Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa ( 25/6/2013 ).
Penulis Sandro Gatra
|
EditorCaroline Damanik


JAKARTA, KOMPAS.com —
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin apel Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Asap di Skuadron 17 Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa ( 25/6/2013 ). Apel tersebut diikuti Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif, jajaran menteri, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, dan pejabat pemerintah lain.

Selain itu, ikut hadir 1.400 orang dari kepolisian, TNI, BNPB, dan Kementerian Kehutanan. Mereka akan diberangkatkan ke Riau dengan tujuh pesawat Hercules hari ini. Sebanyak 852 orang akan dikirimkan dalam rombongan selanjutnya.

Sebelum memimpin apel, Presiden melihat kesiapan pesawat yang akan dikirim ke Riau untuk membantu pemadaman kebakaran. Selain Hercules, Pemerintah pusat mengirim 1 pesawat CN 295 dan 1 CN 235.

Rencananya, setelah apel, Presiden dan rombongan akan langsung bertolak ke Bali dari Halim Perdanakusuma. Presiden akan menghadiri acara Bali Save Mangrove Save Earth (BSMSE).

Sebelumnya, Presiden memutuskan BNPB mengambil alih penanganan kebakaran di Riau dibantu unsur lain. Presiden menilai Pemprov Riau terlambat dalam antisipasi dan penanggulangan awal kebakaran dalam sepekan terakhir.

Presiden juga meminta maaf kepada Malaysia dan Singapura yang terkena dampak asap. "Tentu tidak ada niat Indonesia atas apa yang terjadi ini. Kami bertanggung jawab untuk terus mengatasi apa yang sedang kami laksanakan sekarang ini," kata Presiden.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kemendagri Dukung Penegak Hukum Usut Dugaan Perbudakan Manusia oleh Bupati Langkat

    Kemendagri Dukung Penegak Hukum Usut Dugaan Perbudakan Manusia oleh Bupati Langkat

    Nasional
    Kuasa Hukum Terdakwa Kasus 'Unlawful Killing' Minta Kliennya Berikan Kesaksian yang Jujur

    Kuasa Hukum Terdakwa Kasus "Unlawful Killing" Minta Kliennya Berikan Kesaksian yang Jujur

    Nasional
    Bupati Nonaktif Langkat Punya Kerangkeng Manusia di Rumahnya, Anggota DPR: Jahatnya Enggak Ketulungan

    Bupati Nonaktif Langkat Punya Kerangkeng Manusia di Rumahnya, Anggota DPR: Jahatnya Enggak Ketulungan

    Nasional
    Periksa 13 Saksi, KPK dalami Aliran Uang Terkait Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur di Buru Selatan

    Periksa 13 Saksi, KPK dalami Aliran Uang Terkait Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur di Buru Selatan

    Nasional
    Minta Polri Usut Pernyataan Edy Mulyadi, Majelis Adat Dayak: Jangan Biarkan Masyarakat Bertindak Sendiri

    Minta Polri Usut Pernyataan Edy Mulyadi, Majelis Adat Dayak: Jangan Biarkan Masyarakat Bertindak Sendiri

    Nasional
    Polri Masih Usut Dugaan Perbudakan dalam Kerangkeng Rumah Bupati Nonaktif Langkat

    Polri Masih Usut Dugaan Perbudakan dalam Kerangkeng Rumah Bupati Nonaktif Langkat

    Nasional
    Wapres Minta Sertifikasi Halal bagi UMKM Dipermudah

    Wapres Minta Sertifikasi Halal bagi UMKM Dipermudah

    Nasional
    KPK Geledah Rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin

    KPK Geledah Rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin

    Nasional
    Naik Satu Poin, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2021 Jadi 38

    Naik Satu Poin, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2021 Jadi 38

    Nasional
    KPU Segera Terbitkan SK Waktu Pemungutan Suara Pemilu 2024

    KPU Segera Terbitkan SK Waktu Pemungutan Suara Pemilu 2024

    Nasional
    KSP akan Pastikan Bupati Langkat Dihukum Seberat-beratnya soal Kerangkeng Manusia

    KSP akan Pastikan Bupati Langkat Dihukum Seberat-beratnya soal Kerangkeng Manusia

    Nasional
    RI-Singapura Teken Kerja Sama Investasi Senilai 9,2 Miliar Dolar AS

    RI-Singapura Teken Kerja Sama Investasi Senilai 9,2 Miliar Dolar AS

    Nasional
    Polisi Sebut Warga Dikerangkeng di Rumah Bupati Nonaktif Langkat atas Izin Keluarga

    Polisi Sebut Warga Dikerangkeng di Rumah Bupati Nonaktif Langkat atas Izin Keluarga

    Nasional
    Polri Ralat Jumlah Korban Bentrokan di Sorong, 18 Orang Meninggal Dunia

    Polri Ralat Jumlah Korban Bentrokan di Sorong, 18 Orang Meninggal Dunia

    Nasional
    KSAD Sebut TNI AD Akan Lebih Dulu Pindah ke IKN Nusantara

    KSAD Sebut TNI AD Akan Lebih Dulu Pindah ke IKN Nusantara

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.