Kompas.com - 25/06/2013, 11:28 WIB
Data absensi anggota dewan perwakilan rakyat mendapat sorotan menjelang pelaksanaan pemilihan legislatif 2014. Kompas.com/SABRINA ASRILData absensi anggota dewan perwakilan rakyat mendapat sorotan menjelang pelaksanaan pemilihan legislatif 2014.
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Dewan Perwakilan Rakyat dijadwalkan mengambil keputusan terhadap rancangan undang-undang tentang Organisasi Kemasyarakatan (RUU Ormas) di paripurna, Selasa (25/6/2013). Namun, hampir setengah anggotanya tidak hadir dalam paripurna tersebut.

Sidang paripurna yang seharusnya dimulai pukul 10.00, molor hingga pukul 10.50, untuk mencapai jumlah kuorum. Sidang paripurna hanya dihadiri oleh 323 anggota dari keseluruhan 560 anggota dewan.

"Anggota yang hadir telah kuorum, sidang saya nyatakan dibuka," kata Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan yang memimpin sidang.

Dari daftar kehadiran diketahui, mereka yang hadir adalah, dari Fraksi Demokrat 95 anggota, Fraksi Golkar 62 anggota, Fraksi PDI Perjuangan 56 anggota, Fraksi PKS 34 anggota, Fraksi PAN 22 anggota. Kemudian, dari Fraksi PPP 20 anggota, Fraksi PKB 12 anggota, dari Fraksi Gerindra 14 anggota, dan Fraksi Hanura 8 anggota.

Selain pembicaraan tingkat II RUU Ormas, sidang paripurna itu akan melakukan pengesahan dan pembentukan panitia khusus (pansus) tentang pengakuan dan perlindungan hak masyarakat hukum adat, pansus RUU tentang perubahan atas UU Nomor 27/2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, serta Pansus RUU tentang Perubahan Harga Rupiah.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.