Kompas.com - 24/06/2013, 20:58 WIB
Petugas bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru berpatroli saat aktifitas bandara lumpuh selama tiga jam akibat pekatnya kabut asap, Kamis (20/6/2013). Kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan yang melanda wilayah Riau menyebabkan jarak pandang hanya mencapai 750 meter sehingga sejumlah penerbangan terpaksa ditunda dan dialihkan. TRIBUN PEKANBARU/MELVINAS PRIANANDAPetugas bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru berpatroli saat aktifitas bandara lumpuh selama tiga jam akibat pekatnya kabut asap, Kamis (20/6/2013). Kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan yang melanda wilayah Riau menyebabkan jarak pandang hanya mencapai 750 meter sehingga sejumlah penerbangan terpaksa ditunda dan dialihkan.
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHeru Margianto


JAKARTA, KOMPAS.com
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan segera melakukan segala upaya untuk memadamkan api di lahan di wilayah Riau. BNPB akan melakukan pemadaman dengan menjatuhkan air dari udara.

"Kami akan segera mencari pesawat-pesawat sewaan untuk water booming (bom air)," kata Kepala BNPB Syamsul Maarif seusai jumpa pers Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (24/6/2013) malam.

Sebelumnya, Presiden memutuskan BNPB mengambil alih upaya mengatasi kebakaran di Riau yang telah terjadi sekitar sepekan. Asap dari kebakaran tersebut sampai ke Singapura dan Malaysia.

Syamsul mengatakan, pihaknya bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dan TNI juga akan mencoba melakukan hujan buatan. Namun, upaya itu sangat tergantung pada cuaca.

Syamsul menjelaskan, upaya pemadaman dari atas dilakukan lantaran sangat sulit melalui jalur darat. Banyak titik api yang tidak bisa dijangkau mobil pemadam kebakaran lantaran daerahnya penuh pepohonan dan jauh dari jalan besar.

Syamsul mengatakan, pihak perusahaan di Riau juga kooperatif dengan membantu pemadaman. Mereka mengerahkan helikopter untuk melacak titik-titik api.

Ketika ditanya terkait anggaran, Syamsul menangatakan, pihaknya masih menghitung. Namun, BNPB memiliki sisa anggaran sebesar Rp 25 miliar. Adapula dana cadangan sebesar Rp 70 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dengan tambahan (anggaran), kita harus mencari peralatan-peralatan yang lebih canggih," kata Syamsul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Harun Masiku Tak Kunjung Ditangkap, KPK Dinilai ICW Tidak Serius

    Harun Masiku Tak Kunjung Ditangkap, KPK Dinilai ICW Tidak Serius

    Nasional
    Airlangga Urung Deklarasi Capres, Golkar: Masih Fokus Sebagai Menko dan Ketua KPC-PEN

    Airlangga Urung Deklarasi Capres, Golkar: Masih Fokus Sebagai Menko dan Ketua KPC-PEN

    Nasional
    KPI Belum Beri Jawaban Atas Permintaan Pendampingan Psikologis untuk MS

    KPI Belum Beri Jawaban Atas Permintaan Pendampingan Psikologis untuk MS

    Nasional
    KPK Tahan Bupati Kuansing Andi Putra Usai Pemeriksaan

    KPK Tahan Bupati Kuansing Andi Putra Usai Pemeriksaan

    Nasional
    Jadi Tersangka Suap, Bupati Kuansing Andi Putra Tak Dihadirkan Saat Pengumuman Penetapan

    Jadi Tersangka Suap, Bupati Kuansing Andi Putra Tak Dihadirkan Saat Pengumuman Penetapan

    Nasional
    Profil Bupati Kuansing Andi Putra yang Jadi Tersangka Dugaan Suap Perizinan HGU Sawit

    Profil Bupati Kuansing Andi Putra yang Jadi Tersangka Dugaan Suap Perizinan HGU Sawit

    Nasional
    Megawati Harap Polisi Contoh Jenderal Hoegeng dan Awaloedin Djamin

    Megawati Harap Polisi Contoh Jenderal Hoegeng dan Awaloedin Djamin

    Nasional
    Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kuansing Andi Putra Punya Harta Rp 3,7 Miliar

    Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kuansing Andi Putra Punya Harta Rp 3,7 Miliar

    Nasional
    OTT Bupati Kuansing Andi Putra, KPK Amankan Rp 500 Juta hingga Iphone XR

    OTT Bupati Kuansing Andi Putra, KPK Amankan Rp 500 Juta hingga Iphone XR

    Nasional
    Airlangga kepada Kader Golkar: Wajib Lanjutkan Perjuangan Para Pahlawan

    Airlangga kepada Kader Golkar: Wajib Lanjutkan Perjuangan Para Pahlawan

    Nasional
    Kejagung Kembalikan Berkas Perkara M Kece dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama

    Kejagung Kembalikan Berkas Perkara M Kece dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama

    Nasional
    Bareskrim Serahkan Berkas Perkara Irjen Napoleon dalam Kasus Penganiayaan ke Kejaksaan

    Bareskrim Serahkan Berkas Perkara Irjen Napoleon dalam Kasus Penganiayaan ke Kejaksaan

    Nasional
    KPK Tetapkan Bupati Kuansing Andi Putra Tersangka Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit

    KPK Tetapkan Bupati Kuansing Andi Putra Tersangka Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit

    Nasional
    Rayakan HUT Ke-57, Fraksi Golkar Larang Anggota Tinggalkan DKI Sepanjang Oktober

    Rayakan HUT Ke-57, Fraksi Golkar Larang Anggota Tinggalkan DKI Sepanjang Oktober

    Nasional
    Bupati Kuansing Terjaring OTT, Golkar Tunggu Keterangan Resmi KPK

    Bupati Kuansing Terjaring OTT, Golkar Tunggu Keterangan Resmi KPK

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.