Kompas.com - 24/06/2013, 11:01 WIB
Petugas mengangkut foto diri almarhumTaufik Kiemas dari rumah duka Jl Teuku Umar no 27 Jakarta Pusat, untuk dibawa ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Sabtu (8/6/2013). Ketua MPR RI Taufik Kiemas yang juga suami Presiden Republin Indonesia ke 5 Megawati Soekarno Putri hari ini meninggal karena sakit di Singapura setelah melewati serangkaian perawatan.  TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Petugas mengangkut foto diri almarhumTaufik Kiemas dari rumah duka Jl Teuku Umar no 27 Jakarta Pusat, untuk dibawa ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Sabtu (8/6/2013). Ketua MPR RI Taufik Kiemas yang juga suami Presiden Republin Indonesia ke 5 Megawati Soekarno Putri hari ini meninggal karena sakit di Singapura setelah melewati serangkaian perawatan.
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) masih menggodok nama-nama pengganti almarhum Taufiq Kiemas untuk menjadi Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR). Partai berlambang banteng ini baru akan menentukan pengganti Taufiq Kiemas pekan depan.

"Keputusan nama kira-kira tanggal 5-7 Juli. Hingga kini belum ada perkembangan," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo saat dihubungi, Senin (24/6/2013).

Saat ditanyakan lebih lanjut soal jumlah nama yang kini menjadi calon pengganti Taufiq, Tjahjo enggan menjawabnya. Pengganti Taufiq nantinya akan meneruskan sisa jabatan almarhum sebagai Ketua MPR hingga tahun 2014.

Sebelumnya, pimpinan MPR sudah menggelar rapat konsultasi dengan seluruh fraksi untuk menentukan mekanisme penggantian ketua MPR. Rapat itu akhirnya menyepakati selama posisi ketua MPR tidak ada, tidak akan ada pejabat sementara.

"Jadi, kursi akan dibiarkan kosong, tapi mekanisme pengambilan keputusan tetap pakai asas kolektif kolegial seperti yang selama ini sudah diterapkan," imbuh Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari.

Seluruh urusan MPR nantinya akan dijalani secara bersama-sama oleh empat wakil yang saat ini ada. Keempat wakil itu ialah Hajriyanto Y Thohari (F-Partai Golkar), Lukman Hakim Syaifuddin (F-PPP),  Melanie Leimena Suharli (F-Partai Demokrat), dan Farhan Hamid (dari unsur DPD).

Calon pengganti Taufiq

Sejumlah nama muncul ke publik sebagai kandidat pengganti Taufiq Kiemas. Beberapa di antaranya ialah Wakil Ketua DPR Pramono Anung, anggota Komisi I Sidarto Danusubroto, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Puan Maharani, hingga Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo.

Pramono dalam berbagai kesempatan menyatakan ketidaktertarikannya mengisi kursi ketua MPR. Pramono mengaku masih fokus menjalani tugasnya sebagai Wakil Ketua DPR. Kandidat kuat lainnya ialah Sidarto Danusubroto.

Sidarto merupakan Ketua DPP bidang Kehormatan di PDI Perjuangan. Sidarto juga merupakan tokoh senior di partai berwarna merah ini. Namun, setiap kali ditanya tentang kemungkinannya menggantikan Taufiq, Sidarto selalu mengelak dan tak mau membahas hal ini.

Seperti diketahui, Taufiq Kiemas meninggal dunia pada 8 Juni lalu di Singapura. Taufiq meninggal karena penyakit komplikasi yang selama ini dideritanya. Semasa hidupnya, almarhum merupakan politisi senior PDI Perjuangan. Ia juga merupakan Ketua MPR periode 2009-2014.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Satgas Covid-19: Harga Vaksin Gotong Royong Masih Dibahas

    Satgas Covid-19: Harga Vaksin Gotong Royong Masih Dibahas

    Nasional
    MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

    MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

    Nasional
    Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

    Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

    Nasional
    Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Klaim Situasi Terkendali

    Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Klaim Situasi Terkendali

    Nasional
    Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

    Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

    Nasional
    Cerita Jokowi Tak Bisa Realisasikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Sejak Jabat Wali Kota

    Cerita Jokowi Tak Bisa Realisasikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Sejak Jabat Wali Kota

    Nasional
    Pekerja Asing Bisa Ikut Vaksinasi Gotong Rotong, Ini Syaratnya

    Pekerja Asing Bisa Ikut Vaksinasi Gotong Rotong, Ini Syaratnya

    Nasional
    Anggota Komisi I: Tidak Boleh Ada Tindakan Rasialisme terhadap Warga Papua

    Anggota Komisi I: Tidak Boleh Ada Tindakan Rasialisme terhadap Warga Papua

    Nasional
    Kadin: Industri Manufaktur di Jabodetabek Prioritas Vaksinasi Gotong Royong

    Kadin: Industri Manufaktur di Jabodetabek Prioritas Vaksinasi Gotong Royong

    Nasional
    Wujudkan Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan, Risma Dapat Acungan Dua Jempol dari Jokowi

    Wujudkan Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan, Risma Dapat Acungan Dua Jempol dari Jokowi

    Nasional
    KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip

    KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip

    Nasional
    UPDATE 6 Mei: 8.317.944 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 12.995.710 Dosis Pertama

    UPDATE 6 Mei: 8.317.944 Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 12.995.710 Dosis Pertama

    Nasional
    Bio Farma: 1 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Sudah Diterima, Setengahnya Donasi dari UEA

    Bio Farma: 1 Juta Dosis Vaksin Sinopharm Sudah Diterima, Setengahnya Donasi dari UEA

    Nasional
    UPDATE 6 Mei: Sebaran 5.647 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

    UPDATE 6 Mei: Sebaran 5.647 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jawa Barat

    Nasional
    Pelabelan Teroris pada KKB Dinilai Tak Akan Bermasalah di Dunia Internasional

    Pelabelan Teroris pada KKB Dinilai Tak Akan Bermasalah di Dunia Internasional

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X