Kompas.com - 23/06/2013, 15:13 WIB
EditorTri Wahono

KOMPAS/ALIF ICHWAN Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq.

JAKARTA, KOMPAS.com — Meski masih sakit dan dalam perawatan, tersangka kasus dugaan suap impor daging sapi, Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), siap menghadapi sidang perdana, Senin (24/6/2013) besok.

Moh Assegaf, pengacara LHI, memastikan bahwa kliennya akan datang ke persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta.

Assegaf menepis informasi bahwa kondisi Luthfi semakin menurun setelah dirawat di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, karena wasir.

Namun, ia juga tak memastikan bahwa kondisi kesehatan Luthfi telah membaik. Ketika ditanya lebih jauh mengenai sakit wasir yang diderita kliennya, Assegaf enggan menjawab.

"Siap untuk sidang," ujar Assegaf singkat ketika ditanya soal persidangan perdana, Minggu (24/6/2013).

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi pada Kamis lalu mengungkapkan tentang sakit wasir yang diderita LHI.

Namun, menurut Johan Budi, LHI menolak menjalani operasi dan memilih untuk mengobati penyakitnya itu dengan obat walaupun dikabarkan penyakit wasir yang diderita Luthfi telah masuk stadium tiga.

"Dokter spesialis menyarankan operasi, tapi LHI tidak mau dan akhirnya diberi salep saja," kata Johan.(Edwin Firdaus)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pasien Omicron Kini Bisa Isolasi di Rumah, Berapa Lama Durasinya?

    Pasien Omicron Kini Bisa Isolasi di Rumah, Berapa Lama Durasinya?

    Nasional
    Menantu Luhut Binsar Pandjaitan, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Pangkostrad

    Menantu Luhut Binsar Pandjaitan, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Pangkostrad

    Nasional
    Gus Halim: Minyak Goreng Satu Harga Penting Demi Wujudkan Desa Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan

    Gus Halim: Minyak Goreng Satu Harga Penting Demi Wujudkan Desa Tanpa Kemiskinan dan Kelaparan

    Nasional
    Simak Kriteria Pasien Omicron yang Wajib Dirawat di RS dan Boleh Isolasi di Rumah

    Simak Kriteria Pasien Omicron yang Wajib Dirawat di RS dan Boleh Isolasi di Rumah

    Nasional
    Gelombang Ketiga Covid-19 di Depan Mata, Kasus Harian Kembali Catat Rekor

    Gelombang Ketiga Covid-19 di Depan Mata, Kasus Harian Kembali Catat Rekor

    Nasional
    Jasa Raharja Jamin Korban Kecelakaan di Muara Rapak, Balikpapan, Dapat Santunan

    Jasa Raharja Jamin Korban Kecelakaan di Muara Rapak, Balikpapan, Dapat Santunan

    Nasional
    Menanti Calon Pemimpin Ibu Kota Negara Pesaing Ahok yang Punya Background Arsitek

    Menanti Calon Pemimpin Ibu Kota Negara Pesaing Ahok yang Punya Background Arsitek

    Nasional
    Kepala Badan Otorita IKN Disebut Harus Punya Kemampuan Berhubungan dengan Investor

    Kepala Badan Otorita IKN Disebut Harus Punya Kemampuan Berhubungan dengan Investor

    Nasional
    Megaproyek 'Nusantara': Ngebutnya UU IKN, Beban Berat APBN dan Rakyat yang Terancam

    Megaproyek "Nusantara": Ngebutnya UU IKN, Beban Berat APBN dan Rakyat yang Terancam

    Nasional
    UPDATE 21 Januari: 292.405 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, 'Positivity Rate' PCR 7,92 Persen

    UPDATE 21 Januari: 292.405 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, "Positivity Rate" PCR 7,92 Persen

    Nasional
    UPDATE 21 Januari: Sebaran Kasus Baru Covid-19, 1.484 di DKI

    UPDATE 21 Januari: Sebaran Kasus Baru Covid-19, 1.484 di DKI

    Nasional
    UPDATE 21 Januari: 5.896 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 21 Januari: 5.896 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 21 Januari: Pasien Covid-19 yang Meninggal Bertambah 2, Total Jadi 144.201

    UPDATE 21 Januari: Pasien Covid-19 yang Meninggal Bertambah 2, Total Jadi 144.201

    Nasional
    Kasus Harian Covid-19 Tembus 2.604, Tertinggi Sejak September Lalu

    Kasus Harian Covid-19 Tembus 2.604, Tertinggi Sejak September Lalu

    Nasional
    UPDATE 21 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 59,24 Persen, Dosis Pertama 86,54 Persen

    UPDATE 21 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 59,24 Persen, Dosis Pertama 86,54 Persen

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.