Kompas.com - 21/06/2013, 18:17 WIB
Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah KOMPAS. com/Indra AkuntonoDekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah mengklaim telah mendistribusikan tujuh juta Kartu Penjamin Sosial (KPS) melalui PT Pos Indonesia. Pada akhir Juni, KPS akan menyentuh seluruh masyarakat yang berhak mendapatkan, yakni sebanyak 15,5 juta.

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Firmanzah menjelaskan, kartu tersebut nantinya akan berguna untuk mencairkan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Kenaikan harga BBM rencananya diumumkan malam ini, Jumat 21 Juni 2013.

"Rencananya 30 Juni selesai (dibagikan), ada daerah-daerah terpencil, itu butuh waktu," kata Firmanzah seusai menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk "Efektivitas BLSM di Daerah", di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (21/6/2013).

Firman menuturkan, sampai saat ini ada 2.067 KPS yang dikembalikan karena calon penerima meninggal dunia, dan berpindah alamat. Menurutnya, pendistribusian KPS didasari data yang akurat dan mekanisme verifikasi data oleh petugas di lapangan.

Selain itu, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang berada di bawah Wakil Presiden Boediono juga memiliki data yang terus diperbarui dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memastikan pemberiannya tepat sasaran. Data tersebut juga digunakan untuk pembagian beras miskin.

Pembagian KPS juga dijamin tak akan mundur karena Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta PT Pos Indonesia bekerja 24 jam.

"Tidak akan terjadi dimanfaatkan untuk politik. Januari 2014 sudah tidak ada lagi (BLSM)," ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    KRI Teluk Bandar-KRI Teluk Penyu Dijual, Prabowo: Sudah Tak Layak Pakai, Banyak Keropos

    KRI Teluk Bandar-KRI Teluk Penyu Dijual, Prabowo: Sudah Tak Layak Pakai, Banyak Keropos

    Nasional
    Singapura Masih Kuasai Sebagian FIR Indonesia, Ngabalin Beri Penjelasan

    Singapura Masih Kuasai Sebagian FIR Indonesia, Ngabalin Beri Penjelasan

    Nasional
    DPR Setujui Penjualan KRI Teluk Penyu dan Teluk Mandar karena Sudah Tak Laik Pakai

    DPR Setujui Penjualan KRI Teluk Penyu dan Teluk Mandar karena Sudah Tak Laik Pakai

    Nasional
    Wapres Ingin Pelaku Usaha Kecil dan Mikro Naik Kelas: Jangan Kerdil Terus

    Wapres Ingin Pelaku Usaha Kecil dan Mikro Naik Kelas: Jangan Kerdil Terus

    Nasional
    Cerita Warga Dirujuk Pakai BPJS Kesehatan, Antre 10 Jam dan Harus Pindah-pindah Faskes

    Cerita Warga Dirujuk Pakai BPJS Kesehatan, Antre 10 Jam dan Harus Pindah-pindah Faskes

    Nasional
    Kemendagri Minta Peta Jalan Elektronifikasi Transaksi Pemda Segera Disusun

    Kemendagri Minta Peta Jalan Elektronifikasi Transaksi Pemda Segera Disusun

    Nasional
    KPK Akan Hadirkan Eks Pramugari Garuda Siwi Widi di Sidang Eks Pejabat Ditjen Pajak

    KPK Akan Hadirkan Eks Pramugari Garuda Siwi Widi di Sidang Eks Pejabat Ditjen Pajak

    Nasional
    Risma Lockdown Kantor Pusat Kemensos, 60 Pegawai Positif Covid-19

    Risma Lockdown Kantor Pusat Kemensos, 60 Pegawai Positif Covid-19

    Nasional
    Geledah Perusahaan Milik Bupati Langkat, KPK Sita Uang Tunai dan Dokumen Transaksi Keuangan

    Geledah Perusahaan Milik Bupati Langkat, KPK Sita Uang Tunai dan Dokumen Transaksi Keuangan

    Nasional
    Migrasi ke TV Digital, Ini Alur Distribusi Set Top Box ke Rumah Tangga Miskin

    Migrasi ke TV Digital, Ini Alur Distribusi Set Top Box ke Rumah Tangga Miskin

    Nasional
    Kejagung Periksa Mantan Presdir PT DNK Terkait Dugaan Korupsi Penyewaaan Satelit Kemhan

    Kejagung Periksa Mantan Presdir PT DNK Terkait Dugaan Korupsi Penyewaaan Satelit Kemhan

    Nasional
    Masyarakat Penutur Bahasa Sunda Laporkan Arteria Dahlan ke MKD DPR

    Masyarakat Penutur Bahasa Sunda Laporkan Arteria Dahlan ke MKD DPR

    Nasional
    Komando Pengendalian Kohanudnas Kini Resmi Berada di Bawah TNI AU

    Komando Pengendalian Kohanudnas Kini Resmi Berada di Bawah TNI AU

    Nasional
    Kejagung: Perjanjian Ekstradisi Akan Permudah Pencarian Buron dan Aset di Singapura

    Kejagung: Perjanjian Ekstradisi Akan Permudah Pencarian Buron dan Aset di Singapura

    Nasional
    Saat KSAU Usulkan Nama Satuan Elite Paskhas Dikembalikan Jadi Kopasgat...

    Saat KSAU Usulkan Nama Satuan Elite Paskhas Dikembalikan Jadi Kopasgat...

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.