Menteri PKS Tak Punya Kuasa di Partai

Kompas.com - 21/06/2013, 13:26 WIB
Anggota Komisi XI dari Fraksi PKS Ecky Awal Mucharram. Kompas.com/SABRINA ASRILAnggota Komisi XI dari Fraksi PKS Ecky Awal Mucharram.
|
EditorHindra Liauw

DEPOK, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seolah-olah memisahkan diri dengan ketiga menterinya di Kabinet Indonesia Bersatu II. Gara-garanya tentu karena perbedaan sikap PKS dan para menteri terkait rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Anggota Komisi XI dari Fraksi PKS, Ecky Awal Mucharram mengatakan, PKS selama ini memang selalu memisahkan tugas dan wewenang para kadernya di kabinet. Ecky menyebutkan sebagai segregation of duties and authorities.

Dengan pemisahan ini, Ecky mengatakan, para menteri tak lagi memiliki pengaruh dalam menentukan arah kebijakan PKS. "Dari setiap pertemuan, para menteri tidak pernah sama sekali berpengaruh dalam menentukan kebijakan partai. Artinya, PKS sudah memutuskan bahwa menteri itu hanya mengurus eksekutif, sedangkan PKS legislatif," ucap Ecky dalam acara diskusi di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jumat (21/6/2013).

Meski tak memiliki kuasa di internal partai, para menteri tetap bisa menyampaikan saran. "Mereka saran boleh saja, tapi tidak membuat keputusan," ucapnya. Hal ini berkaitan dengan pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dan juga anggota Majelis Syuro PKS yang kecewa atas sikap penolakan PKS terkait kenaikan harga BBM bersubsidi.

"Kami paham, publik pasti bingung karena siapa pun yang berbicara akan disebut media mewakili PKS. Sementara budaya di partai kami bukan seperti itu," ucap Ecky.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Soal Rizieq Shihab Tolak Telusur Kontak Erat Covid-19, Mahfud MD: Pemerintah Akan Tindak Tegas

    Soal Rizieq Shihab Tolak Telusur Kontak Erat Covid-19, Mahfud MD: Pemerintah Akan Tindak Tegas

    Nasional
    KPAI: Jangan Sampai Pembukaan Sekolah Jadi Ajang Setor Nyawa

    KPAI: Jangan Sampai Pembukaan Sekolah Jadi Ajang Setor Nyawa

    Nasional
    Jubir Luruskan Pernyataan Luhut agar Pemeriksaan Edhy Prabowo Tak Berlebihan

    Jubir Luruskan Pernyataan Luhut agar Pemeriksaan Edhy Prabowo Tak Berlebihan

    Nasional
    KPAI: 83,68 Persen Sekolah Belum Siap Lakukan Pertemuan Tatap Muka

    KPAI: 83,68 Persen Sekolah Belum Siap Lakukan Pertemuan Tatap Muka

    Nasional
    Sekilas tentang Operasi Tinombala yang Bertugas Menumpas Kelompok MIT Ali Kalora

    Sekilas tentang Operasi Tinombala yang Bertugas Menumpas Kelompok MIT Ali Kalora

    Nasional
    Gonjang-ganjing Jelang Ganti Kapolri, Geng Solo, Makassar, Pejaten, dan Independen

    Gonjang-ganjing Jelang Ganti Kapolri, Geng Solo, Makassar, Pejaten, dan Independen

    Nasional
    Jauhkan Diri Dari Money Politics, Mahasiswa DIharapkan Lakukan Ini di Pilkada 2020

    Jauhkan Diri Dari Money Politics, Mahasiswa DIharapkan Lakukan Ini di Pilkada 2020

    Nasional
    RS Ummi dan MER-C Diminta Penuhi Panggilan Polisi, Mahfud: Harus Datang, Harus Koperatif

    RS Ummi dan MER-C Diminta Penuhi Panggilan Polisi, Mahfud: Harus Datang, Harus Koperatif

    Nasional
    Ketua Satgas Covid-19: Kami Minta Rizieq Shihab untuk Kooperatif dan Beri Teladan

    Ketua Satgas Covid-19: Kami Minta Rizieq Shihab untuk Kooperatif dan Beri Teladan

    Nasional
    Soal Kerumunan, Mahfud Minta Rizieq Shihab Kooperatif Penuhi Panggilan Polisi

    Soal Kerumunan, Mahfud Minta Rizieq Shihab Kooperatif Penuhi Panggilan Polisi

    Nasional
    Tanggapi Luhut yang Minta Edhy Prabowo Tak Diperiksa Berlebihan, Firli: Ibarat Obat, Pas Takarannya

    Tanggapi Luhut yang Minta Edhy Prabowo Tak Diperiksa Berlebihan, Firli: Ibarat Obat, Pas Takarannya

    Nasional
    Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj Positif Covid-19

    Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj Positif Covid-19

    Nasional
    PKS Luncurkan Lambang Baru, Kini Berwarna Oranye dan Berbentuk Bulat

    PKS Luncurkan Lambang Baru, Kini Berwarna Oranye dan Berbentuk Bulat

    Nasional
    Pemerintah Bakal Tindak Tegas Masyarakat yang Tak Kooperatif Buka Hasil Swab Test

    Pemerintah Bakal Tindak Tegas Masyarakat yang Tak Kooperatif Buka Hasil Swab Test

    Nasional
    Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Kedisiplinan Warga, dan Rencana Libur Akhir Tahun

    Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Kedisiplinan Warga, dan Rencana Libur Akhir Tahun

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X