Kompas.com - 20/06/2013, 18:41 WIB
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang kuota impor daging sapi, Luthfi Hasan Ishaaq, dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati karena ambeien, Kamis (20/6/2013). Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi mengungkapkan, hasil pemeriksaan dokter spesialis di RS Kramat Jati menyarankan Luthfi untuk dioperasi.

"Dokter menyarankan untuk dioperasi, dokter KPK juga memperbolehkan," ujar Johan. Namun, lanjutnya, Luthfi menolak untuk dioperasi. "Jadi diberikan salep saja," tambah Johan.

Bukan kali ini saja Luthfi dibawa ke rumah sakit. Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera itu pernah dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, pada 11 Maret 2013.

Saat itu Johan mengaku belum mengetahui apa penyakit Luthfi. Hanya saja, menurut Johan, Luthfi tidak sampai menginap di rumah sakit.

Adapun Luthfi segera menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Diperkirakan, sidang perdana Luthfi berlangsung pada pekan depan.

KPK menetapkan Luthfi bersama orang dekatnya, Ahmad Fathanah, sebagai tersangka penerimaan hadiah sekaligus pencucian uang terkait kuota impor daging sapi. Sama dengan Luthfi, Fathanah rencananya disidang perdana pada pekan depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Menanti Bukti Janji Jokowi Tekan Harga Minyak Goreng saat Ekspor Dibuka Lagi

    Menanti Bukti Janji Jokowi Tekan Harga Minyak Goreng saat Ekspor Dibuka Lagi

    Nasional
    Prosedur Penangkapan Anak dan Perempuan oleh Polisi

    Prosedur Penangkapan Anak dan Perempuan oleh Polisi

    Nasional
    Aturan Penggeledahan Rumah Menurut KUHAP

    Aturan Penggeledahan Rumah Menurut KUHAP

    Nasional
    Tanggal 29 Mei Memperingati Hari Apa?

    Tanggal 29 Mei Memperingati Hari Apa?

    Nasional
    Prosedur Penangkapan oleh Polisi Menurut KUHAP

    Prosedur Penangkapan oleh Polisi Menurut KUHAP

    Nasional
    Tanggal 28 Mei Memperingati Hari Apa?

    Tanggal 28 Mei Memperingati Hari Apa?

    Nasional
    Asas-asas Pemungutan Pajak

    Asas-asas Pemungutan Pajak

    Nasional
    Jenis-jenis Bentuk Negara Republik

    Jenis-jenis Bentuk Negara Republik

    Nasional
    Pengertian Pajak Menurut Ahli

    Pengertian Pajak Menurut Ahli

    Nasional
    Jenis-jenis Bentuk Negara Monarki

    Jenis-jenis Bentuk Negara Monarki

    Nasional
    Bolehkah Polisi Melakukan Penggeledahan di Rumah Ibadah?

    Bolehkah Polisi Melakukan Penggeledahan di Rumah Ibadah?

    Nasional
    Menilik Alasan Pemilu 1955 Dinilai Sebagai yang Paling Demokratis

    Menilik Alasan Pemilu 1955 Dinilai Sebagai yang Paling Demokratis

    Nasional
    Fahmi Idris Wafat, Bamsoet Sebut Golkar Kehilangan Tokoh 3 Zaman

    Fahmi Idris Wafat, Bamsoet Sebut Golkar Kehilangan Tokoh 3 Zaman

    Nasional
    Daftar Partai Politik Peserta Pemilu 1955

    Daftar Partai Politik Peserta Pemilu 1955

    Nasional
    UPDATE 22 Mei: Sebaran 227 Kasus Baru Covid-19, DKI Terbanyak dengan 110

    UPDATE 22 Mei: Sebaran 227 Kasus Baru Covid-19, DKI Terbanyak dengan 110

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.