Demokrat: Anggaran Lapindo Bukan Mahar Politik

Kompas.com - 19/06/2013, 18:19 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPP Partai Demokrat Achsanul Qosasih menepis semua tudingan tentang mahar politik yang diberikan Demokrat kepada Golkar agar partai pimpinan Aburizal Bakrie itu mendukung rencana kenaikan harga BBM bersubsidi. Mahar yang dimaksud tersemat dalam Pasal 9 Undang-Undang APBN Perubahan 2013 tentang alokasi dana untuk penanggulangan lumpur Lapindo.

"Enggaklah (deal politik)," kata Achsanul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (19/6/2013).

Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat ini menegaskan, anggaran untuk penanggulangan lumpur Lapindo juga terdapat pada APBN 2011 dan APBN 2012. Oleh karena itu, Achsanul beranggapan tak perlu ada yang dipermasalahkan dari alokasi anggaran serupa di 2013. Terlebih lagi, kata dia, semua fraksi dilibatkan dalam pembahasan.

"Sudah setiap tahun ada alokasi untuk Lapindo, mereka ikut (pembahasan), tidak pas dibilang kecolongan," ujarnya.

Saat ditanya mengenai adanya wacana untuk uji materi pada UU APBN-P 2013, Achsanul mempersilakan. Pasalnya, uji materi pada suatu UU merupakan hak dari masyarakat. "Tapi, penetapan pasal Lapindo itu dasarnya keputusan paripurna. Lapindo adalah bencana alam dan negara wajib melakukan recovery," kata Achsanul.

Untuk diketahui, ada keanehan pada Undang-Undang APBN Perubahan 2013. Salah satunya kehadiran Pasal 9 yang mengatur alokasi dana untuk penanggulangan lumpur Lapindo sebesar Rp 155 miliar. Pasal tersebut dinilai aneh karena di dalamnya dijelaskan terlalu detail. Pasal ini disinyalir sebagai mahar politik dari Fraksi Demokrat untuk Fraksi Golkar agar menyetujui APBN-P 2013 disahkan.

Dugaan itu semakin menguat karena pimpinan DPR baru mengetahui ada alokasi untuk lumpur Lapindo di forum lobi saat rapat paripurna pengesahan diskors sekitar tiga jam.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Wakil Ketua DPR Harap Komjen Listyo Sigit Bawa Polri Makin Maju dan Profesional

    Wakil Ketua DPR Harap Komjen Listyo Sigit Bawa Polri Makin Maju dan Profesional

    Nasional
    Opsi Vaksinasi Covid-19 Mandiri yang Semakin Menguat

    Opsi Vaksinasi Covid-19 Mandiri yang Semakin Menguat

    Nasional
    Menparekraf Sandiaga Uno Temui Pimpinan KPK, Bahas Kerja Sama Pengelolaan Anggaran

    Menparekraf Sandiaga Uno Temui Pimpinan KPK, Bahas Kerja Sama Pengelolaan Anggaran

    Nasional
    Anggota Komisi I Harap Pemerintahan Joe Biden Bisa Jadi Mitra Penting Indonesia Perangi Pandemi Covid-19

    Anggota Komisi I Harap Pemerintahan Joe Biden Bisa Jadi Mitra Penting Indonesia Perangi Pandemi Covid-19

    Nasional
    Periksa Edhy Prabowo, KPK Konfirmasi soal Telepon Genggam hingga Uang Sitaan

    Periksa Edhy Prabowo, KPK Konfirmasi soal Telepon Genggam hingga Uang Sitaan

    Nasional
    UPDATE: Tambah 61 di Turki, Kini 2.923 Kasus Covid-19 WNI di Luar Negeri

    UPDATE: Tambah 61 di Turki, Kini 2.923 Kasus Covid-19 WNI di Luar Negeri

    Nasional
    Bareskrim Limpahkan Berkas Perkara Kasus RS Ummi ke Jaksa

    Bareskrim Limpahkan Berkas Perkara Kasus RS Ummi ke Jaksa

    Nasional
    Jokowi Ucapkan Selamat atas Pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS

    Jokowi Ucapkan Selamat atas Pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS

    Nasional
    Jokowi Ingatkan Kesiapan Vaksin Covid-19 Jangan Terlambat

    Jokowi Ingatkan Kesiapan Vaksin Covid-19 Jangan Terlambat

    Nasional
    DVI: Dari 43 Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, 32 Korban Telah Diserahkan ke Keluarga

    DVI: Dari 43 Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, 32 Korban Telah Diserahkan ke Keluarga

    Nasional
    Yakin Vaksinasi Selesai Kurang dari Setahun, Jokowi: Ada 30.000 Vaksinator dan 10.000 Puskesmas

    Yakin Vaksinasi Selesai Kurang dari Setahun, Jokowi: Ada 30.000 Vaksinator dan 10.000 Puskesmas

    Nasional
    Kemensos Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Cisarua, Bogor

    Kemensos Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Cisarua, Bogor

    Nasional
    KSPI Minta Kejagung Transparan Saat Selidiki Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

    KSPI Minta Kejagung Transparan Saat Selidiki Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

    Nasional
    Kasus Covid-19 Justru Melonjak saat PPKM, Pemda Diminta Perketat Pembatasan

    Kasus Covid-19 Justru Melonjak saat PPKM, Pemda Diminta Perketat Pembatasan

    Nasional
    Jokowi: Banyak Pengusaha Minta Vaksinasi Covid-19 Mandiri, Kenapa Tidak?

    Jokowi: Banyak Pengusaha Minta Vaksinasi Covid-19 Mandiri, Kenapa Tidak?

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X