Kompas.com - 17/06/2013, 18:35 WIB
|
EditorFarid Assifa

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com — Aksi penolakan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus bermunculan di berbagai daerah.

Di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Pemerhati Masyarakat Miskin (Fotimakin) menggelar aksi unjuk rasa di jalur lintas barat Sulawesi, Senin (17/6/2013) sore tadi.

Para mahasiswa menyandera mobil tangki dan berjalan jongkok dari kampus menuju lapangan dekat rumah dinas Bupati Polewali Mandar. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk penolakan atas rencana kenaikan pemerintah menaikkan harga BBM.

Dalam unjuk rasa, mahasiswa sempat memberhentikan truk tangki pertamina yang kebetulan melewati lokasi aksi unjuk rasa. Pedemo kemudian naik ke atas tangki dan berorasi. Mahasiswa menilai, kenaikan harga BBM merupakan bentuk ketidakkreatifan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dalam menangani defisit anggaran dan subsidi BBM yang terus meningkat.

Seusai menggelar orasi, mahasiswa kemudian mempersilakan mobil tangki melanjutkan perjalanan. Sementara itu, pedemo melanjutkan aksi jalan jongkok dari kampus ke lapangan Pancasila yang hanya berjarak beberapa meter dari rumah jabatan Bupati Polewali Mandar.

Para mahasiswa menyatakan akan terus melakukan aksi turun ke jalan sampai pemerintah menyatakan membatalkan rencana menaikkan harga BBM.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.