BIN: Demo BBM Masih Terkendali

Kompas.com - 17/06/2013, 15:52 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Badan Intelijen Negara Letjen Marciano Norman mengatakan, aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Indonesia masih terkendali. Masyarakat diharapkan tidak terprovokasi oleh kelompok yang mengunggangi isu BBM.

"Kita harapkan mereka menyampaikan aspirasi dengan baik. Tentu wakil rakyat di DPR dan pemerintah akan mencari solusi yang terbaik sehingga semua situasinya tetap terkendali," kata Marciano di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (11/6/2013).

Marciano mengatakan, aksi unjuk rasa tidak boleh sampai menganggu aktivitas masyarakat. Pihaknya akan terus melakukan pendekatan kepada semua pihak agar unjuk rasa tetap terkendali.

"Aspirasi mereka pasti didengar. Yang penting situasinya jangan tidak terkendali yang akhirnya merugikan semua pihak," kata Marciano.


Hal sama dikatakan Menteri Koordinator bidang Polhukam Djoko Suyanto. Unjuk rasa diperbolehkan asalkan berjalan tertib dan aman. Aparat keamanan, kata dia, tidak mungkin melakukan upaya kekerasan jika aksi unjuk rasa berjalan tertib.

"Masa iya demo teriak-teriak lalu dipukuli (aparat). Sejauh dilakukan dengan aman, tertib, tidak merusakan, tidak ganggu orang lain, aparat keamanan tidak akan berbuat apa pun," kata Djoko.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Komplain Apartemennya Disita Terkait Kasus Jiwasraya, 2 Orang Ini Diperiksa Kejagung

    Komplain Apartemennya Disita Terkait Kasus Jiwasraya, 2 Orang Ini Diperiksa Kejagung

    Nasional
    RUU Ketahanan Keluarga, PPP Tak Sepakat Pidana Bagi Pendonor Sperma dan Sel Telur

    RUU Ketahanan Keluarga, PPP Tak Sepakat Pidana Bagi Pendonor Sperma dan Sel Telur

    Nasional
    Saat Kalla Beri Tahu Emil Dardak Seni Jadi Orang Nomor Dua...

    Saat Kalla Beri Tahu Emil Dardak Seni Jadi Orang Nomor Dua...

    Nasional
    Polri Sebut Usulan Mahfud soal Polsek Tak Perlu Sidik Kasus Perlu Didiskusikan

    Polri Sebut Usulan Mahfud soal Polsek Tak Perlu Sidik Kasus Perlu Didiskusikan

    Nasional
    Mahfud MD Pastikan Kejagung Tindaklanjuti Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Paniai

    Mahfud MD Pastikan Kejagung Tindaklanjuti Hasil Penyelidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat Paniai

    Nasional
    Menpora Ingatkan Suporter Bersiap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

    Menpora Ingatkan Suporter Bersiap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

    Nasional
    Politisi Demokrat: Sudah Jelas Yasonna Melakukan Pembohongan Publik

    Politisi Demokrat: Sudah Jelas Yasonna Melakukan Pembohongan Publik

    Nasional
    Nurhadi jadi Buron KPK, Polri Persilakan Kuasa Hukum dan Keluarga Membantu

    Nurhadi jadi Buron KPK, Polri Persilakan Kuasa Hukum dan Keluarga Membantu

    Nasional
    KPK Ungkap Faktor yang Mempersulit Pencarian Nurhadi dan Harun Masiku

    KPK Ungkap Faktor yang Mempersulit Pencarian Nurhadi dan Harun Masiku

    Nasional
    Mendagri Yakin Pemindahan Ibu Kota Dongkrak Ekonomi Kalimantan

    Mendagri Yakin Pemindahan Ibu Kota Dongkrak Ekonomi Kalimantan

    Nasional
    Periksa Anak Bupati Sidoarjo Nonaktif, KPK Gali Pendanaan Klub Deltras Sidoarjo

    Periksa Anak Bupati Sidoarjo Nonaktif, KPK Gali Pendanaan Klub Deltras Sidoarjo

    Nasional
    Periksa Bupati OKU Selatan, KPK Dalami Aliran Dana Kasus Laboratorium Madrasah

    Periksa Bupati OKU Selatan, KPK Dalami Aliran Dana Kasus Laboratorium Madrasah

    Nasional
    Kritik Anies soal Formula E, Megawati: Monas itu Cagar Budaya

    Kritik Anies soal Formula E, Megawati: Monas itu Cagar Budaya

    Nasional
    'Kalau Pasal 170 Salah Ketik, Masa Bisa Sepanjang Itu...'

    "Kalau Pasal 170 Salah Ketik, Masa Bisa Sepanjang Itu..."

    Nasional
    Tanggapi Usul Mahfud MD, Kabareskrim: Perlu Ada Penegakan Hukum di Daerah Terpencil

    Tanggapi Usul Mahfud MD, Kabareskrim: Perlu Ada Penegakan Hukum di Daerah Terpencil

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X