Kuatkan KPU, Bawaslu Gugurkan Dua Caleg Gerindra

Kompas.com - 16/06/2013, 21:51 WIB
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) resmi memutuskan dua bakal calon anggota legislatif asal Partai Gerindra tidak memenuhi syarat pencalonan. Keputusan Bawaslu ini memperkuat keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Sudah kami putus dan serahkan ke KPU dan Partai Gerindra. Setelah kami kaji dan klarifikasi ke pelapor (Gerindra) dan terlapor (KPU), dua caleg dinyatakan tidak memenuhi syarat," ujar Ketua Bawaslu Muhammad, saat dihubungi di Jakarta, Minggu (16/6/2013).

Menurut Muhammad, kedua caleg Gerindra ini laki-laki dan tidak terkait persyaratan keterwakilan 30 persen kuota perempuan.Menurut kajian Bawaslu, keduanya tidak memenuhi syarat keterangan kesehatan jasmani dan rohani.

"Kami melakukan penguatan putusan KPU. Kalau yang laki-laki ini memang terkait syarat administrasi yang kurang lengkap, yaitu keterangan kesehatan jasmani dan rohani," jelas Muhammad.

Sebelumnya, Gerindra melaporkan KPU ke Bawaslu karena tidak terima dua bakal calegnya digugurkan dengan alasan tidak memenuhi syarat. 

Baca tentang
    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Besok, Pemkot Bogor Lakukan Simulasi Rencana Karantina Wilayah

    Besok, Pemkot Bogor Lakukan Simulasi Rencana Karantina Wilayah

    Nasional
    Begini Gambaran Karantina Wilayah Menurut Mahfud MD

    Begini Gambaran Karantina Wilayah Menurut Mahfud MD

    Nasional
    Wali Kota: Pejabat Pemkot Bekasi Positif Covid-19,  Sempat Didiagnosa Tifus

    Wali Kota: Pejabat Pemkot Bekasi Positif Covid-19, Sempat Didiagnosa Tifus

    Nasional
    Mahfud MD: DKI Kirim Surat kepada Presiden Minta Karantina Wilayah

    Mahfud MD: DKI Kirim Surat kepada Presiden Minta Karantina Wilayah

    Nasional
    Covid-19 Mewabah, DPR Tetap Gelar Rapat Paripurna Senin Besok

    Covid-19 Mewabah, DPR Tetap Gelar Rapat Paripurna Senin Besok

    Nasional
    Pandemi Covid-19, Perppu Penundaan Pilkada 2020 Dinilai Penuhi Syarat untuk Diterbitkan

    Pandemi Covid-19, Perppu Penundaan Pilkada 2020 Dinilai Penuhi Syarat untuk Diterbitkan

    Nasional
    KPU Disebut Tak Punya Kewenangan Tunda Penyelenggaraan Pilkada 2020

    KPU Disebut Tak Punya Kewenangan Tunda Penyelenggaraan Pilkada 2020

    Nasional
    Pemerintah: Lindungi yang Sakit Covid-19, Jangan Distigmatisasi...

    Pemerintah: Lindungi yang Sakit Covid-19, Jangan Distigmatisasi...

    Nasional
    Soal Skema Penutupan Jalan di DKI, Korlantas: Tunggu Kebijakan Pemerintah

    Soal Skema Penutupan Jalan di DKI, Korlantas: Tunggu Kebijakan Pemerintah

    Nasional
    Dompet Dhuafa Produksi dan Distribusikan Bilik Disinfektan ke RSD Wisma Atlet

    Dompet Dhuafa Produksi dan Distribusikan Bilik Disinfektan ke RSD Wisma Atlet

    Nasional
    Melalui Ngaji Online Bareng, Taqy Malik dan Fathur Ajak Masyarakat Berdonasi

    Melalui Ngaji Online Bareng, Taqy Malik dan Fathur Ajak Masyarakat Berdonasi

    Nasional
    Dampak Wabah Covid-19, KPU Buka Opsi Tunda Pilkada 2020 Selama 1 Tahun

    Dampak Wabah Covid-19, KPU Buka Opsi Tunda Pilkada 2020 Selama 1 Tahun

    Nasional
    Ini Sebaran Pasien Positif Covid-19 di 30 Provinsi per 29 Maret

    Ini Sebaran Pasien Positif Covid-19 di 30 Provinsi per 29 Maret

    Nasional
    Rumah Sakit Diprioritaskan bagi Pasien Covid-19 yang Tak Mungkin Isolasi Mandiri

    Rumah Sakit Diprioritaskan bagi Pasien Covid-19 yang Tak Mungkin Isolasi Mandiri

    Nasional
    Yurianto: Pemeriksaan Covid-19 Sudah Dilakukan terhadap Lebih dari 6.500 Orang

    Yurianto: Pemeriksaan Covid-19 Sudah Dilakukan terhadap Lebih dari 6.500 Orang

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X