SBY: Kita Harus Tegas dan Keras Terhadap Perusak Toleransi

Kompas.com - 16/06/2013, 00:42 WIB
|
EditorErvan Hardoko

DENPASAR.KOMPAS.com - Disela-sela pidato pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) Ke-35, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyisipkan pesan tentang toleransi.

Presiden SBY dengan tegas menolak segara bentuk kekerasan yang mengatasnamakan agama , kelompok, dan identitas lainnya.

"Bangsa kita harus tegas dan keras kepada siapapun yang merusak kerukunan, persatuan, dan toleransi," ujar SBY saat membaca pidato sambutan pembukaan PKB ke-35 di Taman Budaya Denpasar, Sabtu (15/6/2013) malam.

"Kita dengan tegas menolak kekerasan yang mengatasnamakan agama atau identitas apapun, karena perbuatan itu bukan nilai,karakter bangsa," imbuhnya.


Presiden SBY juga mengingatkan pada pertemuan antar tokoh agama dan adat tahun 2005 lalu yang menyerukan agar tidak ada jarak dan pertentangan antara kaum mayoritas dan minoritas.

Dalam kesempatan ini Presiden SBY ingin mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengumandangkan semangat yang sama menjunjung tinggi toleransi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X