Kompas.com - 15/06/2013, 18:59 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Rancangan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RUU APBNP 2013) telah selesai. Namun ada tiga fraksi di Badan Anggaran DPR yang belum sepenuhnya menyepakati RAPBN 2013 tersebut.

Ketua Badan Anggaran DPR Ahmadi Noor Supit mengatakan pemerintah dan enam fraksi di DPR telah menerima secara bulat RUU APBNP 2013. "Ada enam fraksi yang menerima yaitu Fraksi Demokrat, Golkar, PAN, PKB, PPP dan Hanura," kata Ahmadi di Gedung Badan Anggaran DPR, Jakarta, Sabtu (15/6/2013).

Sementara tiga fraksi lainnya yaitu PDIP, PKS dan Gerindra menyetujui RUU APBNP namun masih memberikan catatan-catatan khusus tentang APBNP 2013 tersebut.

PDIP memberikan 11 catatan, PKS memberikan 13 catatan dan Gerindra 6 catatan. Catatan-catatan tersebut antara lain penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi, penolakan dana kompensasi BBM, pengendalian kuota BBM, target pertumbuhan perekonomian, target inflasi, target lifting minyak, harga minyak mentah Indonesia  hingga target rupiah.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan pihaknya menghormati terhadap tiga fraksi DPR yang belum menyepakati sepenuhnya RUU APBNP 2013 tersebut.

"Tiga fraksi DPR itu bebas membawa catatan ke Rapat Paripurna. Tapi dari Badan Anggaran dan pemerintah sudah sepakat soal RUU APBNP 2013. Itu akan disampaikan fraksi di Paripurna," kata Chatib.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.