Kompas.com - 14/06/2013, 22:02 WIB
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, enggan mengomentari tingginya popularitas dan elektabilitas Joko Widodo sebagai calon presiden.

Bagi Prabowo, kemungkinan untuk menyandingkan dirinya dengan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai pasangan presiden dan wakil presiden 2014-2019 juga tak perlu dibahas.

"Saya kira tidak perlu spekulasi. Ini kan demokrasi, kita susun caleg, kita sodorkan gagasan. Kalau hari ini survei (mengatakan) A, besok B, kita sudah ada cara. Kita ikuti proses demokrasi ini tahap demi tahap," ujar Prabowo, di Jakarta, Jumat (14/6/2013).

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu mengatakan, partainya sudah memiliki cara bagaimana untuk membangun bangsa.

"Kami kerja turun ke rakyat. Gerindra punya gagasan yang bisa bawa negara ke arah lebih baik," terang pensiunan jenderal bintang tiga TNI AD itu.

Sekadar informasi, Gerindra sudah menyatakan akan mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Namun, untuk wakil presiden, Gerindra belum menentukannya.

Sementara itu, Gerindra dan PDI-P memiliki hubungan "mesra". Dua partai oposisi itu kini menempatkan kadernya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Banyak pihak juga mengatakan, tingginya elektabilitas dan popularitas Prabowo berkat sosok Jokowi. Namun, kini dalam berbagai survei, Jokowi berada di atas Prabowo.

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    [POPULER NASIONAL] Respons Budi Arie Usai Dilaporkan ke Polisi | Kasus Covid-19 Bertambah 37.284

    [POPULER NASIONAL] Respons Budi Arie Usai Dilaporkan ke Polisi | Kasus Covid-19 Bertambah 37.284

    Nasional
    Tersangka Korupsi Asabri Ilham Wardhana Siregar Meninggal

    Tersangka Korupsi Asabri Ilham Wardhana Siregar Meninggal

    Nasional
    UPDATE: Total 3,4 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Angka Kematian Masih Tinggi

    UPDATE: Total 3,4 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Angka Kematian Masih Tinggi

    Nasional
    Obat Regkirona Diklaim Bisa Turunkan Risiko Kematian Pasien Covid-19 hingga 72 Persen

    Obat Regkirona Diklaim Bisa Turunkan Risiko Kematian Pasien Covid-19 hingga 72 Persen

    Nasional
    Dorong Produktivitas Milenial, Kemnaker Gelar Ngopi Daring Nasional

    Dorong Produktivitas Milenial, Kemnaker Gelar Ngopi Daring Nasional

    Nasional
    Kemensos Salurkan 95 Persen Bansos Tunai di DKI Jakarta

    Kemensos Salurkan 95 Persen Bansos Tunai di DKI Jakarta

    Nasional
    Jokowi Kirim 5.000 Paket Bansos ke Sorong Usai Warga Geruduk Kantor Dinsos

    Jokowi Kirim 5.000 Paket Bansos ke Sorong Usai Warga Geruduk Kantor Dinsos

    Nasional
    Sariamin Ismail, Pujangga Perempuan Pertama Indonesia Pemilik Banyak Nama Samaran yang Jadi Google Doodle 31 Juli 2021

    Sariamin Ismail, Pujangga Perempuan Pertama Indonesia Pemilik Banyak Nama Samaran yang Jadi Google Doodle 31 Juli 2021

    Nasional
    Ketua DPR Minta Vaksinasi Covid-19 Merata di Seluruh Indonesia

    Ketua DPR Minta Vaksinasi Covid-19 Merata di Seluruh Indonesia

    Nasional
    Mahfud: Permasalahan Bansos Sudah Lama Terjadi, Baru Terasa Saat Pandemi

    Mahfud: Permasalahan Bansos Sudah Lama Terjadi, Baru Terasa Saat Pandemi

    Nasional
    Jubir PAN Minta Kader Penggugat Zulkifli Hasan Rp 100 Miliar Introspeksi Diri

    Jubir PAN Minta Kader Penggugat Zulkifli Hasan Rp 100 Miliar Introspeksi Diri

    Nasional
    UPDATE 31 Juli: Ada 278.618 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 31 Juli: Ada 278.618 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Rakornas Virtual, PPP Umumkan Pembentukan Relawan Vaksin Covid-19

    Rakornas Virtual, PPP Umumkan Pembentukan Relawan Vaksin Covid-19

    Nasional
    UPDATE: Sebaran 1.808 Kasus Kematian Covid-19, Jawa Timur Tertinggi

    UPDATE: Sebaran 1.808 Kasus Kematian Covid-19, Jawa Timur Tertinggi

    Nasional
    Di Rakornas, Ketum PPP Minta Seluruh Kader Salurkan Bansos hingga Fasilitasi Warga Positif Covid-19

    Di Rakornas, Ketum PPP Minta Seluruh Kader Salurkan Bansos hingga Fasilitasi Warga Positif Covid-19

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X