Kompas.com - 11/06/2013, 15:52 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana berharap Partai Keadilan Sejahtera keluar dari koalisi. Menurut dia, PKS perlu segera mengambil sikap mendukung koalisi atau menjadi partai oposisi. Sutan menyampaikan, saat ini PKS terkesan mempermainkan koalisi parpol pendukung pemerintah karena partai dakwah tersebut menentang rencana kenaikan harga BBM bersubsidi.

"Kita dipermainkan PKS. Di dalam dia (PKS) bilang apa, di luar dia bilang apa," kata Sutan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Ketua Komisi VII DPR ini menegaskan, secara pribadi dirinya akan menghormati semua keputusan PKS yang diambil secara tegas.

"PKS harus gentle tentukan sikap dan warna. Kami berharap PKS mengundurkan diri dari Setgab (Sekretariat Gabungan) biar jelas. Kalau partai lain dari awal menyatakan oposisi, jelas," ujarnya.

Untuk diketahui, hubungan Partai Demokrat dan PKS semakin meruncing setelah kedua partai itu berselisih paham mengenai rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Meski tegas menolak, PKS belum menentukan posisinya di koalisi partai pendukung pemerintah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.