Hidayat: PKS Bukan Bawahan Partai Demokrat

Kompas.com - 11/06/2013, 14:15 WIB
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menolak permintaan Partai Demokrat agar pihaknya memasang bendera pada saat bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) disalurkan. Menurutnya, PKS tidak berkedudukan sebagai bawahan Partai Demokrat sehingga partai pemenang Pemilu 2009 itu tak bisa memerintah PKS seenaknya.

"PKS bukan bawahannya Demokrat, aneh kalau yang nyuruh Demokrat. Kami setara, mestinya saling menghormati, tidak perlu saling menuduh; ada kesetaraan," kata Hidayat di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Selain itu, Hidayat juga menyayangkan adanya sejumlah politisi Partai Demokrat yang mendorong PKS untuk keluar dari koalisi. Baginya hal tersebut sangat tidak etis karena PKS berkoalisi dengan pemerintah dan bukan dengan Partai Demokrat.

"PKS tidak berkoalisi dengan Demokrat, PKS bukan bawahan Demokrat, aneh kalau disuruh-suruh Partai Demokrat. PKS menolak kenaikan BBM, masalah tetap atau keluar dari koalisi itu nanti," ujarnya.

Seperti diketahui, Partai Demokrat gerah dengan manuver mitra koalisinya, PKS, yang menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Akan tetapi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih memberikan tempat bagi PKS dalam barisan koalisi. Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Max Sopacua mengatakan, Presiden bahkan mengizinkan PKS untuk mengibarkan bendera partainya saat pembagian BLSM. Menurut Max, Presiden SBY sudah menyetujui hal tersebut.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kajari Bantul Sembuh, Kejaksaan Agung Termotivasi Mengatasi Covid-19

    Kajari Bantul Sembuh, Kejaksaan Agung Termotivasi Mengatasi Covid-19

    Nasional
    Telegram Kapolri, Pemain Harga dan TImbun Kebutuhan Saat Wabah Covid-19 Jadi Incaran

    Telegram Kapolri, Pemain Harga dan TImbun Kebutuhan Saat Wabah Covid-19 Jadi Incaran

    Nasional
    Penghina Presiden dan Pejabat dalam Penanganan Covid-19 Terancam Sanksi Penjara

    Penghina Presiden dan Pejabat dalam Penanganan Covid-19 Terancam Sanksi Penjara

    Nasional
    Pemerintah Telah Menguji 9.712 Spesimen dalam Tes Covid-19

    Pemerintah Telah Menguji 9.712 Spesimen dalam Tes Covid-19

    Nasional
    Pemerintah Terima Donasi Rp 82 Miliar untuk Penanganan Corona, Masyarakat Jangan Berkecil Hati

    Pemerintah Terima Donasi Rp 82 Miliar untuk Penanganan Corona, Masyarakat Jangan Berkecil Hati

    Nasional
    Daerah Bisa Ajukan Pembatasan Sosial ke Pemerintah Pusat jika Penuhi Dua Kriteria

    Daerah Bisa Ajukan Pembatasan Sosial ke Pemerintah Pusat jika Penuhi Dua Kriteria

    Nasional
    Masyarakat Diminta Bersihkan Sarang Nyamuk untuk Hindari Penyakit Demam Berdarah

    Masyarakat Diminta Bersihkan Sarang Nyamuk untuk Hindari Penyakit Demam Berdarah

    Nasional
    Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

    Jubir Pemerintah: Sesuai Rekomendasi WHO, Mulai Hari Ini Semua Gunakan Masker

    Nasional
    Sebaran 181 Kasus Baru Covid-19, Pasien Bertambah di 13 Provinsi

    Sebaran 181 Kasus Baru Covid-19, Pasien Bertambah di 13 Provinsi

    Nasional
    Kemenkes: Pembatasan Sosial Berskala Besar Beda dengan Karantina

    Kemenkes: Pembatasan Sosial Berskala Besar Beda dengan Karantina

    Nasional
    Cegah Covid-19 Saat Mudik, Harga Tiket Naik dan Penumpang Dibatasi

    Cegah Covid-19 Saat Mudik, Harga Tiket Naik dan Penumpang Dibatasi

    Nasional
    Sebaran Covid-19 di 32 Provinsi, DKI Jakarta Catat 1.124 Kasus

    Sebaran Covid-19 di 32 Provinsi, DKI Jakarta Catat 1.124 Kasus

    Nasional
    Bertambah 14, Total 164 Orang Sembuh dari Covid-19

    Bertambah 14, Total 164 Orang Sembuh dari Covid-19

    Nasional
    Polri Bakal Sanksi Siapa Pun yang Halangi Petugas Tangani Covid-19

    Polri Bakal Sanksi Siapa Pun yang Halangi Petugas Tangani Covid-19

    Nasional
    UPDATE: Tambah 7, Total Pasien Covid-19 Meninggal Ada 198 Orang

    UPDATE: Tambah 7, Total Pasien Covid-19 Meninggal Ada 198 Orang

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X