Terduga Teroris Ditangkap di Makassar dan Poso

Kompas.com - 09/06/2013, 22:15 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris Fatih alias Umar Farouk (25) di Makassar, Sulawesi Selatan, dan Mus'ab alias Amir alias Umar alias Madinah (27) di Poso, Sulawesi Tengah. Keduanya diduga terkait kelompok teror di Poso, jaringan buronan teroris Santoso.

"Penangkapan dilakukan pada Sabtu, 8 Juni 2013 di dua tempat, Makassar dan Poso," tulis Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar melalui pesan singkat, Minggu (9/6/2013) malam.

Farouk ditangkap di Perumahan Permata Sudiang, Kecamatan Brinkinaya, Makassar, pada Sabtu (8/6/2013) pukul 19.30. Menurut keterangan warga setempat, terduga teroris Farouk diketahui sebagai seorang imam di Masjid Al Musabbihin. Farouk diketahui berasal dari Bima yang datang ke Makassar. Saat tiba di Makassar, Farouk dan istrinya sering menginap di masjid tersebut. Setelah itu ia tinggal di rumah miilik Andi Badaruddin.

Sementara itu, Mus'ab alias Amir alias Umar alias Madinah ditangkap di sebuah jalan depan SPBU Kayamanya, Poso Kota, Sabtu pukul 18.30. "Saat ini para tersangka masih dilakukan pemeriksaan," kata Boy. Belum diketahui pasti apakah keduanya terkait aksi bom bunuh diri di Markas Polres Poso, Senin (3/6/2013).


Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kata Helmy Yahya, Karyawan TVRI Dapat Tunjangan Kinerja Saat Dipimpinnya

    Kata Helmy Yahya, Karyawan TVRI Dapat Tunjangan Kinerja Saat Dipimpinnya

    Nasional
    SKT FPI Tak Terbit, Kemendagri Sebut karena Tak Sesuai Asas Pancasila

    SKT FPI Tak Terbit, Kemendagri Sebut karena Tak Sesuai Asas Pancasila

    Nasional
    Tak Ingin Ketum PAN Dipilih Aklamasi, Asman Abnur Tegaskan Akan Berjuang

    Tak Ingin Ketum PAN Dipilih Aklamasi, Asman Abnur Tegaskan Akan Berjuang

    Nasional
    Jokowi Putuskan soal Subsidi Elpiji 3 Kg Setelah Dapat Laporan dari Menteri

    Jokowi Putuskan soal Subsidi Elpiji 3 Kg Setelah Dapat Laporan dari Menteri

    Nasional
    Temui Wapres, Khofifah Minta Dukungan Pembangunan Indonesia Islamic Science Park

    Temui Wapres, Khofifah Minta Dukungan Pembangunan Indonesia Islamic Science Park

    Nasional
    KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Proyek Jalan di Bengkalis

    KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Proyek Jalan di Bengkalis

    Nasional
    Helmy Yahya Akui Pembelian Hak Siar Liga Inggris di TVRI Tak Dianggarkan

    Helmy Yahya Akui Pembelian Hak Siar Liga Inggris di TVRI Tak Dianggarkan

    Nasional
    Helmy Yahya Donasikan Kuis 'Siapa Berani' ke TVRI

    Helmy Yahya Donasikan Kuis "Siapa Berani" ke TVRI

    Nasional
    Tak Mau Disamakan dengan Keraton Agung Sejagat, Keraton di Sukoharjo Beri Penjelasan

    Tak Mau Disamakan dengan Keraton Agung Sejagat, Keraton di Sukoharjo Beri Penjelasan

    Nasional
    Jadi Caketum PAN, Asman Abnur: Banyak Program Saya yang Diapresiasi Saat Jadi Menteri

    Jadi Caketum PAN, Asman Abnur: Banyak Program Saya yang Diapresiasi Saat Jadi Menteri

    Nasional
    Yasonna Masuk Tim Hukum PDI-P Lawan KPK, Ini Respons Jokowi

    Yasonna Masuk Tim Hukum PDI-P Lawan KPK, Ini Respons Jokowi

    Nasional
    Amnesty International Khawatir Jaksa Agung Giring Penuntasan Kasus Semanggi I dan II secara Non-Yudisial

    Amnesty International Khawatir Jaksa Agung Giring Penuntasan Kasus Semanggi I dan II secara Non-Yudisial

    Nasional
    Semua Pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten Miliki Seragam dan KTA

    Semua Pengikut Keraton Agung Sejagat di Klaten Miliki Seragam dan KTA

    Nasional
    Anggap Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM, Jaksa Agung Dinilai Lari dari Tanggung Jawab

    Anggap Tragedi Semanggi Bukan Pelanggaran HAM, Jaksa Agung Dinilai Lari dari Tanggung Jawab

    Nasional
    Tak Mampu Selesaikan Tragedi Semanggi, Jaksa Agung Dianggap Cari Jalan Tengah

    Tak Mampu Selesaikan Tragedi Semanggi, Jaksa Agung Dianggap Cari Jalan Tengah

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X