Ketua MPR Taufiq Kiemas Meninggal Dunia

Kompas.com - 08/06/2013, 18:39 WIB
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua MPR RI Taufiq Kiemas telah meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Singapura, Sabtu (8/6/2013) malam. Salah seorang staf Taufiq kepada Kompas.com mengatakan, Taufik meninggal dunia pada pukul 19.01 waktu Singapura (atau pukul 18.01 WIB).

Ketua DPP PDI-P Pramono Anung dalam kicauannya di Twitter, Sabtu malam ini, menulis bahwa Taufiq Kiemas telah meninggal dunia. " #Telah meninggal dunia Bapak Haji Taufiq Kiemas saat ini dan mohon diampuni seluruh kesalahan dan didoakan," tulis Pramono di akun Twitter-nya.

Taufik yang lahir di Jakarta, 31 Desember 1942, meninggalkan seorang istri Dyah Permata Megawati Setyawati atau Megawati Soekarnoputri, dan tiga anak, Mohammad Rizki Pratama, Mohamad Prananda Prabowo, dan Puan Maharani Nakshatra Kusyala.

Sebelumnya diberitakan, Taufiq Kiemas, yang juga politisi senior PDI Perjuangan, tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura, Sabtu (8/6/2013).

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Pareira mengatakan, Taufiq telah menjalani perawatan di Singapura setelah mendampingi Wakil Presiden Boediono yang meresmikan Monumen Bung Karno dan Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (1/6/2013). Peresmian dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    MK Gelar Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020 Mulai Selasa Besok

    MK Gelar Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020 Mulai Selasa Besok

    Nasional
    UPDATE: Tak Ada Penambahan WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

    UPDATE: Tak Ada Penambahan WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

    Nasional
    Mahfud: Pelajar Pernah Dilarang Berjilbab, Setelah Dibolehkan, Situasi Jangan Dibalik

    Mahfud: Pelajar Pernah Dilarang Berjilbab, Setelah Dibolehkan, Situasi Jangan Dibalik

    Nasional
    Anggota DPR: PPKM Sulit Tekan Kasus Covid-19 jika Tidak Ada Karantina Total

    Anggota DPR: PPKM Sulit Tekan Kasus Covid-19 jika Tidak Ada Karantina Total

    Nasional
    LPSK Tawarkan Perlindungan Anak Penyandang Disabilitas Korban Kekerasan Seksual di Makassar

    LPSK Tawarkan Perlindungan Anak Penyandang Disabilitas Korban Kekerasan Seksual di Makassar

    Nasional
    Klaim Pemerintah soal Izin Tambang dan Sawit di Kalsel yang Dibantah Walhi dan Jatam

    Klaim Pemerintah soal Izin Tambang dan Sawit di Kalsel yang Dibantah Walhi dan Jatam

    Nasional
    Polemik Dihidupkannya Pam Swakarsa...

    Polemik Dihidupkannya Pam Swakarsa...

    Nasional
    Penjelasan Imigrasi soal 153 WN China Tiba lewat Bandara Soekarno-Hatta

    Penjelasan Imigrasi soal 153 WN China Tiba lewat Bandara Soekarno-Hatta

    Nasional
    Respons Mendikbud, DPR, dan Komnas HAM soal Siswi Non-Muslim Wajib Berjilbab di Padang

    Respons Mendikbud, DPR, dan Komnas HAM soal Siswi Non-Muslim Wajib Berjilbab di Padang

    Nasional
    Menyambut Mimpi Kapolri Baru: Tilang Tanpa Polisi

    Menyambut Mimpi Kapolri Baru: Tilang Tanpa Polisi

    Nasional
    Saat Menkes Budi Lebih Percaya Data KPU Ketimbang Kemenkes

    Saat Menkes Budi Lebih Percaya Data KPU Ketimbang Kemenkes

    Nasional
    Instruksi Mendagri: Sejumlah Daerah di 7 Provinsi Ini Perpanjang PPKM

    Instruksi Mendagri: Sejumlah Daerah di 7 Provinsi Ini Perpanjang PPKM

    Nasional
    UPDATE: Hampir 1 Juta Kasus Covid-19 dan Terbatasnya Vaksin

    UPDATE: Hampir 1 Juta Kasus Covid-19 dan Terbatasnya Vaksin

    Nasional
    Konsep 'Polri Presisi' Listyo Sigit Dinilai Cocok untuk Hadapi Tantangan Zaman

    Konsep "Polri Presisi" Listyo Sigit Dinilai Cocok untuk Hadapi Tantangan Zaman

    Nasional
    Cegah Intoleransi, Mendikbud Akan Keluarkan SE dan Buka 'Hotline' Pengaduan

    Cegah Intoleransi, Mendikbud Akan Keluarkan SE dan Buka "Hotline" Pengaduan

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X