Kompas.com - 08/06/2013, 12:52 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI Taufiq Kiemas, yang juga politisi senior PDI Perjuangan, tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura, Sabtu (8/6/2013).

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Pareira mengatakan, Taufiq telah menjalani perawatan di Singapura setelah mendampingi Wakil Presiden Boediono meresmikan Monumen Bung Karno dan Situs Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (1/6/2013). Peresmian dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945.

"Beliau dirawat. Mari kita berharap beliau lekas sembuh," katanya kepada Kompas.com, Sabtu.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan, "Beliau memang dirawat di rumah sakit. Mohon doanya semoga lekas sembuh."

Lalu, anggota Fraksi PDI Perjuangan di Parlemen, Eva Kusuma Sundari, mengatakan, sepanjang pengetahuannya, Taufiq, yang juga suami Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, tengah menjalani cuci darah di negeri jiran tersebut.

"So far hanya cuci darah yang kudengar," ujar Eva melalui BlackBerry Messenger.

Saat ini, Megawati, yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, beserta politisi senior Pramono Anung, telah berada di Singapura untuk mendampingi Taufiq.

Sebelumnya, ada rumor di media sosial bahwa Taufiq wafat di Singapura.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasus Omicron Meningkat, Luhut: Pengetatan Mobilitas Kita Jadikan Opsi Terakhir

    Kasus Omicron Meningkat, Luhut: Pengetatan Mobilitas Kita Jadikan Opsi Terakhir

    Nasional
    Misteri Kecelakaan Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJY 182 Belum Berjawab

    Misteri Kecelakaan Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJY 182 Belum Berjawab

    Nasional
    Kasus Omicron Naik, Menkes Imbau Masyarakat Tak Bepergian ke Luar Negeri dan ke Luar Kota

    Kasus Omicron Naik, Menkes Imbau Masyarakat Tak Bepergian ke Luar Negeri dan ke Luar Kota

    Nasional
    Gelombang Omicron Datang, Tembus 748 Kasus dan Prediksi Capai Puncak pada Februari-Maret

    Gelombang Omicron Datang, Tembus 748 Kasus dan Prediksi Capai Puncak pada Februari-Maret

    Nasional
    Diusir karena Terlambat Datang Rapat DPR, Komnas Perempuan Sebut Ada Persoalan Komunikasi

    Diusir karena Terlambat Datang Rapat DPR, Komnas Perempuan Sebut Ada Persoalan Komunikasi

    Nasional
    Gempa Magnitudo 5,4 di Banten Pagi Ini, Terasa sampai Bogor, Tangerang, dan Sukabumi

    Gempa Magnitudo 5,4 di Banten Pagi Ini, Terasa sampai Bogor, Tangerang, dan Sukabumi

    Nasional
    KPK Buka Kemungkinan Tetapkan Tersangka Lain dalam Kasus Suap Bupati Abdul Gafur

    KPK Buka Kemungkinan Tetapkan Tersangka Lain dalam Kasus Suap Bupati Abdul Gafur

    Nasional
    Menkes: Lebih dari 500 Pasien Terpapar Omicron Dirawat di RS, 300 Sudah Sembuh

    Menkes: Lebih dari 500 Pasien Terpapar Omicron Dirawat di RS, 300 Sudah Sembuh

    Nasional
    Hadapi Omicron, Menkes Percepat Vaksinasi Booster di Jabodetabek

    Hadapi Omicron, Menkes Percepat Vaksinasi Booster di Jabodetabek

    Nasional
    KPK Dalami Aliran Suap Bupati Penajam Paser Utara yang Diduga untuk Pemilihan Ketua DPD Demokrat

    KPK Dalami Aliran Suap Bupati Penajam Paser Utara yang Diduga untuk Pemilihan Ketua DPD Demokrat

    Nasional
     Jokowi Siapkan Bansos Rp 600.000 untuk PKL hingga Nelayan Miskin

    Jokowi Siapkan Bansos Rp 600.000 untuk PKL hingga Nelayan Miskin

    Nasional
    Luhut: Jika Tidak Perlu, Kantor Tak Usah 100 Persen WFO

    Luhut: Jika Tidak Perlu, Kantor Tak Usah 100 Persen WFO

    Nasional
    Gerindra Janji Akan Terima Keputusan MK tentang Presidential Threshold 20 Persen

    Gerindra Janji Akan Terima Keputusan MK tentang Presidential Threshold 20 Persen

    Nasional
    Pemerintah Tanggung Sebagian Pajak Sektor Properti dan Otomotif Tahun 2022

    Pemerintah Tanggung Sebagian Pajak Sektor Properti dan Otomotif Tahun 2022

    Nasional
    Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali Selama 18-31 Januari 2022

    Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali Selama 18-31 Januari 2022

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.