Kompas.com - 07/06/2013, 10:03 WIB
EditorTri Wahono

BANGKA, KOMPAS.com — Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Bangka Belitung,  Zakaria Umar Hadi, akhirnya ditahan polisi setelah ditetapkan menjadi tersangka pemukulan terhadap pramugari maskapai Sriwijaya Air, Nur Febriani.

Zakaria resmi ditahan di Polsek Pangkalanbaru, wilayah hukum Polres Pangkalpinang, Bangka, setelah menjalani pemeriksaan sejak Rabu malam hingga Jumat dini hari tadi.

"Tersangkanya sudah resmi kita tahan sekitar pukul 00.30 WIB," kata Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol AB Arifin atas nama Kapolres Pangkalpinang AKBP Bariza Sulfi, Jumat (7/6/2013).

Arifin mengatakan, tersangka dijerat Pasal 351 KUHP Ayat 1 jo Pasal 335 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 2 tahun 8 bulan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Zakaria dilaporkan Febriani setelah melakukan pemukulan di dalam pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 078 tak lama setelah mendarat di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Rabu malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Pemukulan tersebut dipicu kekesalan tersangka karena ditegur korban untuk mematikan ponsel saat pesawat akan lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, sekitar satu jam sebelumnya.

Tersangka memukulkan gulungan koran ke arah bagian belakang leher korban sehingga menimbulkan bekas kemerahan. Tak terima dengan tindakan Zakaria, Febriani pun melaporkannya ke polisi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Upaya damai kedua belah pihak sudah coba ditembuh. Zakaria juga sudah meminta maaf. Namun, Febriani masih trauma dan tidak terima dengan perlakukan tersebut sehingga kasus ini tetap diajukan ke jalur hukum.(Hendra)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.