Dampingi Mega, Jokowi Tampil dengan Atribut Satgas

Kompas.com - 01/06/2013, 10:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo hadir dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, yang digelar PDI Perjuangan di Tugu Proklamasi, Jakarta, Sabtu (1/6/2013). Dalam kesempatan ini, Joko Widodo mengenakan atribut Satgas Cakra Buana lengkap dengan baret merahnya.

Pria yang akrab disapa Jokowi ini tiba di lokasi sekitar pukul 09.45 bersamaan dengan datangnya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Jokowi tampak mendampingi Mega dalam satu barisan dengan politisi Effendi Simbolon.

Penampilan Jokowi dengan atribut pakaian dinas lapangan (PDL) khas Satgas Cakra Buana terbilang langka. Karena dalam kesempatan, dirinya selalu muncul dengan pakaian "kebesarannya", baju putih, celana hitam, dan sepatu kets. Satgas Cakra Buana merupakan organisasi sayap dari PDI Perjuangan.

Secara bersamaan, dalam peringatan Hari Lahir Pancasila juga akan digelar apel siaga sekaligus pengukuhan Satgas tersebut secara langsung oleh Megawati.

Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan oleh PDI Perjuangan ini diberi tajuk "Selamatkan Bangsa dengan Api Perjuangan Bung Karno".

 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorKistyarini
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Terkini Lainnya

    Fakta Sidang Kasus Seleksi Jabatan Kemenag, Tas Berisi Rp 250 Juta hingga Sumber Uang Menag Lukman

    Fakta Sidang Kasus Seleksi Jabatan Kemenag, Tas Berisi Rp 250 Juta hingga Sumber Uang Menag Lukman

    Nasional
    Jaksa Anggap Romahumuziy Terlalu Terlibat Teknis Seleksi Jabatan di Kemenag

    Jaksa Anggap Romahumuziy Terlalu Terlibat Teknis Seleksi Jabatan di Kemenag

    Nasional
    Tim Hukum Anggap Polemik Status Cawapres Ma'ruf Amin Sudah Selesai

    Tim Hukum Anggap Polemik Status Cawapres Ma'ruf Amin Sudah Selesai

    Nasional
    Jaksa Heran Romahurmuziy Tak Segera Laporkan Penerimaan Uang Rp 250 Juta ke KPK

    Jaksa Heran Romahurmuziy Tak Segera Laporkan Penerimaan Uang Rp 250 Juta ke KPK

    Nasional
    Menag Tak Tahu soal Anggapan Pasang Badan Perjuangkan Haris Hasanuddin

    Menag Tak Tahu soal Anggapan Pasang Badan Perjuangkan Haris Hasanuddin

    Nasional
    Kode 'B1' dari Romahurmuziy untuk Menteri Agama Lukman Hakim...

    Kode "B1" dari Romahurmuziy untuk Menteri Agama Lukman Hakim...

    Nasional
    TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

    TKN: Bisa Jadi yang Masih Demo di MK Hanya Cari Panggung Politik

    Nasional
    Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

    Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

    Nasional
    Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

    Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

    Nasional
    Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

    Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

    Nasional
    Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

    Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

    Nasional
    Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

    Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

    Nasional
    Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

    Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

    Nasional
    Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

    Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

    Nasional
    Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

    Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

    Nasional

    Close Ads X