Komisioner KPU Terjerat Korupsi

Kompas.com - 01/06/2013, 03:43 WIB
Editor

Batam, Kompas - Lima komisioner dan dua pegawai sekretariat Komisi Pemilihan Umum Karimun, Kepulauan Riau, terjerat korupsi Rp 1,8 miliar. Bahkan, ketua dan seorang komisioner KPU Karimun telah divonis tiga tahun penjara.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Karimun Sigit Santoso mengatakan, tersangka terbaru adalah T dan M. Keduanya pegawai sekretariat KPU Karimun. ”Hasil penyidikan menunjukkan keterlibatan mereka dalam korupsi dana hibah untuk KPU Karimun,” ujarnya, Jumat (31/5), di Batam.

Korupsi dilakukan pada 2011. Saat itu, Rp 1,8 miliar dari Rp 12 miliar dana hibah Pemkab Karimun untuk menggelar Pilkada Kabupaten Karimun periode 2011-2016 dikorupsi dengan berbagai cara. Modus paling banyak adalah membuat laporan perjalanan fiktif dan penggelembungan harga. ”Ada kuitansi hotel di kota lain atas nama komisioner, padahal komisioner itu tidak melakukan perjalanan dinas ke kota tersebut,” tuturnya.

Penyelidikan kejaksaan dilakukan sejak 2011. Perkembangan terakhir penyidikan adalah penetapan T dan M sebagai tersangka sejak Rabu. Mereka menyusul lima komisioner KPU Karimun yang lebih dahulu dijerat dalam kasus itu. Ketua KPU Karimun Zulfikri dan seorang komisioner lainnya, Darman Munir, sudah divonis tiga tahun penjara dan denda Rp 50 juta oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, pada Februari 2013. Zulfikri juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp 291 juta subsider tujuh bulan kurungan. Sementara Darman dihukum membayar pengganti Rp 193 juta subsider tujuh bulan kurungan.

Komisioner lain, yakni Risdiansyah, Evi Herita, dan Hermawan Saputra, jadi tersangka sejak Oktober 2013. Namun, hingga kini mereka belum ditahan. ”Kami mempertimbangkan KPU Karimun harus menyelesaikan verifikasi peserta Pemilu 2013. Setelah berakhir bulan depan, mereka ditahan,” ujar Sigit. (RAZ)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.