Kompas.com - 30/05/2013, 09:51 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Zulkarnaen Djabbar beserta anaknya, Dendy Prasetya, dijadwalkan mendengarkan pembacaan vonis majelis hakim atas perkaranya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (30/5/2013). Zulkarnaen dan Dendy merupakan terdakwa kasus dugaan korupsi proyek Al Quran dan laboratorium di Kementerian Agama.

"Nanti siang jam 14.00 WIB," kata salah satu pengacara Zulkarnaen, Erman Umar, melalui pesan singkat.

Sebelumnya, tim jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi menuntut Zulkarnaen dihukum 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta, subsider 5 bulan kurungan. Sementara Dendy dituntut 9 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider empat bulan kurungan. Keduanya dianggap terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dengan menerima hadiah berupa uang Rp 14,3 miliar dari pihak swasta terkait proyek pengadaan laboratorium madrasah tsanawiyah tahun anggaran 2011, pengadaan Al Quran tahun anggaran 2011, serta pengadaan Al Quran tahun anggaran 2012 di Kementerian Agama.

Atas tuntutan ini, Zulkarnaen mengajukan nota pembelaan atau pleidoi yang isinya meminta untuk dibebaskan. Zulkarnaen mengaku tidak bersalah dan menyatakan dirinya dirugikan oleh opini publik yang sudah memvonisnya bersalah.

Persidangan Zulkarnaen ini pun memunculkan inisial nama PBS yang diakui Zulkarnaen sebagai Priyo Budi Santoso. PBS disebut mendapatkan jatah fee dari tiga proyek pengadaan Al Quran itu.

Nama Priyo juga disebut dalam rekaman pembicaraan antara Zulkarnaen dan Ketua Generasi Muda Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Gema MKGR) Fahd El Fouz. Terkait nama Priyo, KPK menyatakan akan menunggu putusan perkara Zulkarnaen sebelum menindaklanjutinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kemenkes Ungkap Kasus Covid-19 di 24 Daerah Ini Belum Menurun

    Kemenkes Ungkap Kasus Covid-19 di 24 Daerah Ini Belum Menurun

    Nasional
    Putusan Uji Materi UU Minerba, Jaminan Perpanjangan Izin Tambang Bertentangan dengan UUD 1945

    Putusan Uji Materi UU Minerba, Jaminan Perpanjangan Izin Tambang Bertentangan dengan UUD 1945

    Nasional
    Kemenkes Minta RS, Laboratorium dan Penyedia Tes Patuhi Batas Tertinggi Tarif PCR

    Kemenkes Minta RS, Laboratorium dan Penyedia Tes Patuhi Batas Tertinggi Tarif PCR

    Nasional
    Megawati Sebut Bencana Alam Indonesia Sudah SOS, Singgung Kelalaian Pemimpin Daerah

    Megawati Sebut Bencana Alam Indonesia Sudah SOS, Singgung Kelalaian Pemimpin Daerah

    Nasional
    UPDATE 27 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 33,67 Persen dari Target

    UPDATE 27 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 33,67 Persen dari Target

    Nasional
    UPDATE: Sebaran 719 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

    UPDATE: Sebaran 719 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

    Nasional
    Jokowi Minta Ada Solusi atas Persoalan yang Dialami Petani Garam

    Jokowi Minta Ada Solusi atas Persoalan yang Dialami Petani Garam

    Nasional
    UPDATE 27 Oktober: Ada 7.584 Suspek Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 27 Oktober: Ada 7.584 Suspek Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 27 Oktober: 260.451 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,08 Persen

    UPDATE 27 Oktober: 260.451 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,08 Persen

    Nasional
    UPDATE 27 Oktober: Ada 12.735 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 27 Oktober: Ada 12.735 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE: Bertambah 29, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 143.299 Jiwa

    UPDATE: Bertambah 29, Kasus Kematian akibat Covid-19 Kini 143.299 Jiwa

    Nasional
    UPDATE 27 Oktober: Tambah 944, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.085.775

    UPDATE 27 Oktober: Tambah 944, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.085.775

    Nasional
    Pemerintah Akan Tambah Mesin PCR di Berbagai Daerah

    Pemerintah Akan Tambah Mesin PCR di Berbagai Daerah

    Nasional
    YLKI: Perkuat Pengawasan agar Batas Harga Tes PCR Tak Dilanggar

    YLKI: Perkuat Pengawasan agar Batas Harga Tes PCR Tak Dilanggar

    Nasional
    UPDATE: Bertambah 719, Total Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.241.809

    UPDATE: Bertambah 719, Total Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.241.809

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.