Kompas.com - 29/05/2013, 11:39 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Wali Kota Bandung Dada Rosada sebagai saksi terkait kasus dugaan penyuapan kepengurusan perkara bantuan sosial Pemerintah Kota Bandung, Rabu (29/5/2013). Pemeriksaan Dada ini merupakan yang keempat kalinya.

“Diperiksa sebagai saksi untuk para tersangka,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha.

Adapun, Dada diketahui tiba di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta sekitar pukul 10.00 WIB tanpa berkomentar kepada wartawan.

Terkait penyidikan kasus ini, Dada bolak balik diperiksa KPK. Pemeriksaan pertama berlangsung pada 20 Mei 2013. Dada cukup lama diperiksa KPK, sekitar 10 jam. Seusai diperiksa, Dada irit berkomentar.

“Sesuai surat panggilan saja,” katanya.

Dada juga mengungkapkan kalau pemeriksaannya itu berlangsung cukup lama karena diselingi kegiatan lain seperti makan atau ibadah shalat. “Ya kan shalat dulu, makan dulu, segala macam,” katanya.

Selang tiga hari kemudian, KPK kembali memeriksa Dada sebagai saksi. Sama seperti sebelumnya, pemeriksaan kedua ini pun berlangsung cukup lama, sekitar 10 jam. Seusai diperiksa, Dada mengakui ditanya sejumlah pertanyaan, salah satunya mengenai asal usul uang yang digunakan untuk menyuap hakim Pengadilan Negeri Bandung Setyabudi Tejocahyono.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak hanya itu, KPK kembali memeriksa Dada pada Selasa (28/5/2013) kemarin, selama kurang lebih sepuluh jam. Seusai diperiksa semalam, Dada kembali irit berkomentar. “Ya, banyak materi pemeriksaannya,” ucap Dada kemudian masuk ke mobil yang menjemputnya.

KPK Mengarah ke Dada

Sejak awal, kasus dugaan pemberian suap kepada hakim Pengadilan Negeri Bandung Setyabudi Tejocahyono ini memang menyeret nama Dada. KPK telah memiliki bukti dan petunjuk mengenai dugaan keterlibatan Dada dalam kasus ini.

Orang dekat Dada, yakni Ketua Gasibu Pajajaran Toto Hutagalung, telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menyuap hakim Setyabudi. KPK juga menetapkan orang suruhan Toto yang bernama Asep Triana dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Pemkot Bandung Hery Nurhayat sebagai tersangka. Terkait penyidikan kasus ini, KPK telah menggeledah ruangan Dada di kantor Pemkot Bandung.

KPK juga menggeledah rumah dinas  Dada di Jalan Pendapa Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, pada Jumat (17/5/2013, dan rumah pribadinya di Jalan Tirtasari II No 12 RT 12 RW 09, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Bandung, pada hari yang sama.

Dari penggeledahan di rumah pribadi Dada, tim penyidik KPK menyita beberapa barang, di antaranya, SIM card Telkomsel (Kartu Halo) dengan nomor 0811224752 dan daftar riwayat hidup (RH) Dada Rosada.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Pemerintah Diminta Tidak Lengah

    PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Pemerintah Diminta Tidak Lengah

    Nasional
    UPDATE: Laju Penularan Covid-19 di Titik Rendah, Omicron Diduga Sudah Ada di RI

    UPDATE: Laju Penularan Covid-19 di Titik Rendah, Omicron Diduga Sudah Ada di RI

    Nasional
    Perjalanan Karier Novel Baswedan, dari Polri Kembali Lagi ke Polri...

    Perjalanan Karier Novel Baswedan, dari Polri Kembali Lagi ke Polri...

    Nasional
    Saat 44 Eks KPK Terima Tawaran Jadi ASN di Polri

    Saat 44 Eks KPK Terima Tawaran Jadi ASN di Polri

    Nasional
    Dibatalkannya PPKM Level 3 Saat Natal dan Tahun Baru 2022

    Dibatalkannya PPKM Level 3 Saat Natal dan Tahun Baru 2022

    Nasional
    PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

    PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

    Nasional
    Soal Isu Reshuffle Kabinet, Arsul Sani: Hanya Pak Jokowi dan Allah yang Tahu

    Soal Isu Reshuffle Kabinet, Arsul Sani: Hanya Pak Jokowi dan Allah yang Tahu

    Nasional
    Muktamar Ke-34 NU Akan Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung

    Muktamar Ke-34 NU Akan Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung

    Nasional
    Saksi Akui Angin Prayitno Titipkan 81 SHM Tanah agar Tidak Disita KPK

    Saksi Akui Angin Prayitno Titipkan 81 SHM Tanah agar Tidak Disita KPK

    Nasional
    Cerita Warga ke Jokowi soal Detik-detik Erupsi Semeru...

    Cerita Warga ke Jokowi soal Detik-detik Erupsi Semeru...

    Nasional
    Hujan dan Ledakan di Gunung Semeru, Pencarian Korban Sulit Dilakukan

    Hujan dan Ledakan di Gunung Semeru, Pencarian Korban Sulit Dilakukan

    Nasional
    Diperiksa KPK dalam Kasus Bupati Musi Banyuasin, Istri Alex Noerdin Irit Bicara

    Diperiksa KPK dalam Kasus Bupati Musi Banyuasin, Istri Alex Noerdin Irit Bicara

    Nasional
    Penularan Covid-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah, Varian Delta Mendominasi dan Punya 23 Mutasi

    Penularan Covid-19 Rendah, Kemenkes: Jangan Lengah, Varian Delta Mendominasi dan Punya 23 Mutasi

    Nasional
    UPDATE Erupsi Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia, 22 Orang Hilang

    UPDATE Erupsi Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia, 22 Orang Hilang

    Nasional
    DPR Tetapkan Prolegnas Prioritas 2022, Revisi UU Cipta Kerja Masuk Daftar Kumulatif Terbuka

    DPR Tetapkan Prolegnas Prioritas 2022, Revisi UU Cipta Kerja Masuk Daftar Kumulatif Terbuka

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.