Kompas.com - 28/05/2013, 10:53 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memeriksa Wali Kota Bandung Dada Rosada terkait penyidikan kasus dugaan suap kepengurusan perkara bantuan sosial Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/5/2013).

Dada akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka kasus tersebut. “Diperiksa sebagai saksi,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha di Jakarta, Selasa.

Didampingi sejumlah stafnya, Dada tiba di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta sekitar pukul 09.40 WIB dengan didampingi sejumlah stafnya. “Pemeriksaan lanjutan saja,” ucap Dada di Gedung KPK.

Dengan demikian, KPK telah tiga kali memeriksa Dada dalam kasus pemberian hadiah kepada hakim Pengadilan Negeri Bandung Setyabudi Tejocahyono tersebut. Pemeriksaan terakhir berlangsung selama kurang lebih 12 jam pada 23 Mei 2013.

Seusai diperiksa, Dada mengaku mendapat sejumlah pertanyaan dari penyidik, salah satunya soal asal-usul uang suap kepada hakim Pengadilan Negeri Bandung, Setyabudi Tedjocahyono. Saat itu Dada diperiksa bersamaan dengan mantan Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Bandung, Edi Siswandi.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat tersangka, yakni hakim Setyabudi, Plt Kadis Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemkot Bandung Herry Nurhayat, Ketua Ormas Gasibu Pajajaran Toto Hutagalung, dan anak buahnya, Asep Triana.

Diduga, Toto bersama Herry dan Asep memberikan uang kepada Setyabudi yang menjadi majelis hakim perkara bansos Pemkot Bandung. Uang yang digunakan untuk menyuap hakim itu diduga berasal dari tiga sumber.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto beberapa waktu lalu mengungkapkan, sumber pertama merupakan patungan kepala-kepala daerah, kedua melalui pinjaman pihak ketiga, sementara sumber ketiga belum dia ungkap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Diminta Ridwan Kamil Minta Maaf ke Warga Sunda, Arteria Dahlan Persilakan Lapor ke MKD

    Diminta Ridwan Kamil Minta Maaf ke Warga Sunda, Arteria Dahlan Persilakan Lapor ke MKD

    Nasional
    Pemindahan IKN Diklaim Jadi Momentum Reformasi Birokrasi Pusat

    Pemindahan IKN Diklaim Jadi Momentum Reformasi Birokrasi Pusat

    Nasional
    Fokus Rekrut PPPK, Pemerintah Tiadakan Penerimaan CPNS Tahun ini

    Fokus Rekrut PPPK, Pemerintah Tiadakan Penerimaan CPNS Tahun ini

    Nasional
    Nadiem: Kurikulum Prototipe Akan Kembalikan Peran Guru sebagai Pemimpin Pembelajaran

    Nadiem: Kurikulum Prototipe Akan Kembalikan Peran Guru sebagai Pemimpin Pembelajaran

    Nasional
    Rapat Mensos dengan Komisi VIII Memanas Gara-gara Persoalan Komunikasi, Sekjen Kemensos Diminta Keluar

    Rapat Mensos dengan Komisi VIII Memanas Gara-gara Persoalan Komunikasi, Sekjen Kemensos Diminta Keluar

    Nasional
    Kemenkes: 882 Kasus Omicron di Indonesia, 649 dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri

    Kemenkes: 882 Kasus Omicron di Indonesia, 649 dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri

    Nasional
    Dua Orang Dekat Jokowi dalam Bursa Calon Pangkostrad

    Dua Orang Dekat Jokowi dalam Bursa Calon Pangkostrad

    Nasional
    Timsel Libatkan BIN-PPATK untuk Cek Rekam Jejak Calon Anggota KPU-Bawaslu

    Timsel Libatkan BIN-PPATK untuk Cek Rekam Jejak Calon Anggota KPU-Bawaslu

    Nasional
    OTT di Langkat, KPK Amankan Sejumlah Orang

    OTT di Langkat, KPK Amankan Sejumlah Orang

    Nasional
    KPK Tangkap Tangan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin

    KPK Tangkap Tangan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin

    Nasional
    Tingkatkan Peran Pemuda Dalam Perdamaian Dunia, Dompet Dhuafa Gelar “Youth for Peace Camp”

    Tingkatkan Peran Pemuda Dalam Perdamaian Dunia, Dompet Dhuafa Gelar “Youth for Peace Camp”

    Nasional
    Kasus Harian Covid-19 pada 18 Januari Tertinggi Sejak Oktober 2021

    Kasus Harian Covid-19 pada 18 Januari Tertinggi Sejak Oktober 2021

    Nasional
    Anggaran Kemendesa PDTT 2021 Terserap Rp 2,94 Triliun, Berikut Rinciannya

    Anggaran Kemendesa PDTT 2021 Terserap Rp 2,94 Triliun, Berikut Rinciannya

    Nasional
    Ketua Timsel Sebut DPR Sudah Terima Surpres Calon Anggota KPU-Bawaslu

    Ketua Timsel Sebut DPR Sudah Terima Surpres Calon Anggota KPU-Bawaslu

    Nasional
    Kementerian KP Susun Laporan Keuangan Bidang Riset dan Pengembangan SDM

    Kementerian KP Susun Laporan Keuangan Bidang Riset dan Pengembangan SDM

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.