Berani Terima Penghargaan, SBY Harus Berani Berkomitmen

Kompas.com - 27/05/2013, 12:38 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta berkomitmen terhadap perlindungan kaum minoritas setelah menerima penghargaan World Statesman Award dari organisasi nirlaba Appeal of Conscience Foundation (ACF). Seperti diketahui, Presiden SBY akan berada di Amerika Serikat untuk menerima penghargaan itu.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid mengatakan, SBY harus bersikap kritis setelah menerima tersebut. Salah satunya dengan membuat komitmen serius untuk menuntaskan masalah intoleransi yang masih terjadi di Indonesia.

"Kalau SBY berani menerima pengharagaan ini tandanya punya komitmen untuk koreksi, perlindungan minoritas," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (27/5/2013).

Anggota Komisi VIII DPR RI ini juga menyatakan bahwa ACF, sebagai pihak pemberi harus menjelaskan indikator yang menyatakan SBY pantas menerima penghargaan itu. Pasalnya, tanpa penjelasan tersebut penghargaan ini menimbulkan pertanyaan besar di benak masyarakat.

"Sepatutnya pemberi award menyampaikan alasannya kenapa diberikan," ujarnya.

Seperti diberitakan, Presiden SBY direncanakan menerima penghargaan World Statesman Award dari Appeal of Conscience Foundation, suatu yayasan antaragama bergengsi di Amerika Serikat. Ini merupakan kesekian kalinya Presiden SBY menerima penghargaan internasional. Pada pagi tadi, SBY didampingi Ibu Negara Ny Ani Yudhoyono dan rombongan bertolak ke Swedia, Senin (27/5/2013).

Rencananya, setelah Swedia, Presiden dan rombongan akan melanjutkan kunjungan kerja ke Amerika Serikat. Salah satu agenda SBY di Amerika adalah untuk menerima penghargaan tersebut.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Keputusan Jokowi Dinilai Persulit Penyelidikan Pelanggaran HAM Masa Lalu

    Keputusan Jokowi Dinilai Persulit Penyelidikan Pelanggaran HAM Masa Lalu

    Nasional
    Wakil Ketua MPR Duga Gatot Nurmantyo Ingin Calonkan Diri Jadi Presiden

    Wakil Ketua MPR Duga Gatot Nurmantyo Ingin Calonkan Diri Jadi Presiden

    Nasional
    Menko PMK Minta Para Dokter yang Tangani Covid-19 Utamakan Keselamatan Pribadi

    Menko PMK Minta Para Dokter yang Tangani Covid-19 Utamakan Keselamatan Pribadi

    Nasional
    Penunjukan Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemenhan Dinilai Jadi Langkah Mundur

    Penunjukan Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemenhan Dinilai Jadi Langkah Mundur

    Nasional
    UPDATE 27 September: Ada 129.553 Orang Suspek Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 27 September: Ada 129.553 Orang Suspek Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Minta Keppres Eks Anggota Tim Mawar Dicabut, IKOHI Sebut Pelanggar HAM Tak Boleh Tentukan Masa Depan Bangsa

    Minta Keppres Eks Anggota Tim Mawar Dicabut, IKOHI Sebut Pelanggar HAM Tak Boleh Tentukan Masa Depan Bangsa

    Nasional
    UPDATE 27 September: Total Pemeriksaan Spesimen Covid-19 Capai 3.207.055

    UPDATE 27 September: Total Pemeriksaan Spesimen Covid-19 Capai 3.207.055

    Nasional
    Anggota Komisi I DPR: Hanya Jokowi yang Paling Tahu Alasan Sebenarnya Pergantian Gatot Nurmantyo

    Anggota Komisi I DPR: Hanya Jokowi yang Paling Tahu Alasan Sebenarnya Pergantian Gatot Nurmantyo

    Nasional
    UPDATE 27 September: Sebaran 3.874 Kasus Baru di Indonesia

    UPDATE 27 September: Sebaran 3.874 Kasus Baru di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 27 September: Tambah 78, Total 10.386 Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia

    UPDATE 27 September: Tambah 78, Total 10.386 Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia

    Nasional
    Kontras Pertanyakan Alasan Jokowi Setuju Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemenhan

    Kontras Pertanyakan Alasan Jokowi Setuju Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemenhan

    Nasional
    UPDATE 27 September: 3.874 Kasus Baru, Total Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 275.213

    UPDATE 27 September: 3.874 Kasus Baru, Total Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 275.213

    Nasional
    Jokowi Setuju Eks Tim Mawar Jadi Pejabat di Kemenhan, IKOHI: Menambah Luka Keluarga Korban

    Jokowi Setuju Eks Tim Mawar Jadi Pejabat di Kemenhan, IKOHI: Menambah Luka Keluarga Korban

    Nasional
    Menko PMK Minta IDI Lindungi Para Dokter yang Tangani Covid-19

    Menko PMK Minta IDI Lindungi Para Dokter yang Tangani Covid-19

    Nasional
    Menko PMK: Pemerintah Ubah Strategi Pembangunan Kesehatan

    Menko PMK: Pemerintah Ubah Strategi Pembangunan Kesehatan

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X