Kompas.com - 26/05/2013, 20:06 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

PONTIANAK, KOMPAS.com- Sepanjang Januari hingga Mei 2013 ini, terungkap sedikitnya 22 kasus penyiksaan terhadap tenaga kerja Indonesia asal Kalimantan Barat. Saat ini, beberapa korban masih harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Direktur Yayasan Nanda Dian Nusantara (YNDN) Devi Tiomana, Minggu (26/5/2013), menjelaskan, para korban itu terdiri dari empat laki-laki dan 18 perempuan.

YNDN adalah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dalam bidang advokasi TKI, anak, dan perempuan. "Sebagian besar mengalami stres dan harus mengikuti terapi pemulihan, sebagian lainnya mengalami gangguan fungsi fisik," kata Devi.

Kasus terakhir yang diungkap oleh YNDN adalah dugaan penyiksaan terhadap Abdul Hadi (25) TKI asal Wajok Hilir, Kabupaten Pontianak. Hadi dalam kondisi muka lebam dan gigi patah saat pulang ke Pontianak dari Sarawak tahun 2012 lalu.

Kondisinya memburuk sejak Jumat lalu. Hingga Minggu ini, Hadi masih sering pingsan dan kejang-kejang, serta sudah tak mampu berbicara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.